Virus hepatitis A/webmd
Health

Tipe-Tipe Hepatitis dan Gejalanya

Salma Permata Dewi
Sabtu, 29 Juli 2023 - 14:00
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu penyakit hati yang dapat menyerang semua orang dari segala kriteria adalah hepatitis. Penyakit ini memiliki beberapa jenis.

Dilansir dari World Health Organization, hepatitis merupakan peradangan pada hati yang dapat sembuh sendiri atau dapat berkembang menjadi fibrosis, sirosis, atau kanker hati.

Penyebab hepatitis yang paling umum di dunia adalah virus hepatitis. Namun, ada infeksi-infeksi lain, seperti zat beracun (alkohol atau obat-obatan tertentu) dan penyakit autoimun juga dapat menyebabkan hepatitis.

Ada 5 virus hepatitis utama, yakni tipe A, B, C, D dan E. Kelima jenis ini menjadi perhatian terbesar karena beban penyakit dan kematian yang ditimbulkannya dan potensi wabah dan penyebaran epidemi. Jenis-jenis hepatitis tersebut memiliki berbagai perbedaan mulai dari penularan hingga gejala.

Berikut adalah penjelasan mengenai tipe-tipe hepatitis.

1. Hepatitis A

Virus Hepatitis A ada di dalam tinja orang yang terinfeksi dan paling sering ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. Praktik seks tertentu juga dapat menyebarkan virus hepatitis A. Orang yang terInfeksi hepatitis A kebanyakan sembuh total dan tetap kebal dari infeksi HAV lebih lanjut. Namun, infeksi HAV juga bisa parah dan mengancam jiwa.

Dilansir dari Healthline, anak-anak di bawah usia 6 tahun biasanya tidak menunjukkan gejala saat tertular virus. Untuk anak-anak di atas 6 tahun, remaja, dan orang dewasa biasanya mengalami gejala ringan sebagai berikut.

- gejala seperti flu (demam, kelelahan, nyeri tubuh)
- sakit perut (terutama di kuadran kanan atas)
- urin gelap
- kehilangan selera makan
- penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
- penyakit kuning (menguningnya kulit atau mata)

2. Hepatitis B

Virus hepatitis B ditularkan melalui paparan darah infektif, air mani, dan cairan tubuh lainnya. HBV dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi ke bayi pada saat kelahiran, transfusi darah, suntikan, dan lainnya. Vaksin yang aman dan efektif tersedia untuk mencegah HBV. Adapun gejala-gejalanya yang mirip dengan hepatitis A sebagai berikut.

- kehilangan nafsu makan
- kelelahan
- demam rendah
- nyeri otot dan sendi
- mual dan muntah
- kulit dan mata menguning (sakit kuning)
- urin gelap

3. Hepatitis C

Sebagian besar virus hepatitis C ditularkan melalui paparan darah infektif. Hal ini dapat terjadi melalui transfusi darah, darah yang terkontaminasi HCV, dan suntikan yang terkontaminasi. Penularan seksual juga dimungkinkan, tetapi jauh lebih jarang dibanding HAV. Infeksi akut terjadi dalam waktu 6 bulan setelah kontak dengan virus. Gejala dapat muncul antara 2 dan 12 minggu setelah terpapar virus. Berikut adalah gejala-gejalanya.

- demam
- kelelahan yang berkepanjangan
- nyeri sendi
- mual atau sakit perut
- kehilangan selera makan
- urin gelap
- feses berwarna abu-abu atau pucat
- penyakit kuning (ketika bagian putih mata dan kulit Anda menjadi kekuningan)

4. Hepatitis D

Hepatitis D hanya terjadi pada mereka yang terinfeksi HBV. Infeksi ganda HDV dan HBV dapat mengakibatkan penyakit yang lebih serius dan hasil yang lebih buruk. Gejala hepatitis B dan hepatitis D serupa sehingga sulit untuk menentukan penyakit mana yang menyebabkan gejala. Berikut gejala-gejalanya.

- penyakit kuning
- nyeri sendi
- sakit perut
- muntah
- kehilangan selera makan
- urin gelap
- kelelahan

5. Hepatitis E

Virus hepatitis E sebagian besar ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. Terdapat vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah infeksi HEV telah dikembangkan tetapi tidak tersedia secara luas. Gejala hepatitis E bisa bermacam-macam. Beberapa orang tidak mengalami gejala sama sekali atau gejala sangat ringan sehingga hampir tidak menyadarinya. Namun, yang lain dapat mengalami beberapa gejala berbeda, biasanya muncul 15-60 hari setelah terpapar virus. Berikut adalah gejala-gejalanya.

- kelelahan
- nafsu makan yang buruk
- demam
- mual
- muntah
- penyakit kuning
- rasa sakit di perut bagian atas, khususnya di atas jantung
- bangku ringan berwarna tanah liat
- urin gelap

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro