Hobi Tertidur di Depan TV Ternyata Bisa Bikin Berat Badan Naik, Diabetes hingga Darah Tinggi/unsplash
Health

Hobi Tertidur di Depan TV Ternyata Bisa Bikin Berat Badan Naik, Diabetes hingga Darah Tinggi

Mia Chitra Dinisari
Selasa, 9 Januari 2024 - 13:08
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Beberapa orang terbiasa tidur atau tertidur di depan televisi saat menyaksikan tayangan favoritnya.

Ada juga yang terbiasa menyalakan televisi saat tidur karena merasa bahwa suara di layar TV bisa membantu menemani saat tidur.

Tapi, apakah boleh tidur dengan TV menyala? Banyak orang di India memiliki kebiasaan melihat layar sebelum tidur.

Menurut penelitian, menonton TV saat tidur dapat menyebabkan gangguan tidur dan meningkatkan peluang kenaikan berat badan.

Hal ini merujuk pada penelitian yang dilakukan peneliti Northwestern University School of Medicine di Chicago pada tahun 2022.

Lebih dari 550 sukarelawan, berusia antara 63 hingga 84 tahun, diminta untuk memakai jam tangan saat tidur agar peneliti dapat memantau kuantitas cahaya sekitar mereka.

Mereka yang terpapar pada malam hari diteliti bagaimana hal itu mempengaruhi kesehatan mereka. Menurut penelitian, ada risiko lebih tinggi terkena diabetes, obesitas, dan hipertensi di antara individu yang tidur dengan pencahayaan ruangan yang sedikit sekalipun.

Mereka menemukan bahwa mereka yang tidur dengan pencahayaan redup dari TV atau bahkan ponsel pintar—memiliki resistensi insulin yang lebih tinggi keesokan paginya, sehingga memengaruhi kemampuan mereka untuk mengontrol kadar gula darah.

Selain itu, cahaya malam hari menurunkan kadar melatonin, yang dikaitkan dengan kurang tidur dan peningkatan risiko diabetes dan tekanan darah tinggi. Saya tahu beberapa dari Anda berpikir, 'Mengapa hal itu begitu buruk bagi kesehatan Anda?' karena tiga faktor risiko utama penyakit jantung adalah tekanan darah berlebihan, diabetes, dan obesitas.

Melatonin ditekan saat terkena cahaya biru buatan, seperti yang berasal dari TV saat Anda menonton ulang episode F.R.I.E.N.D.S., yang mungkin membuat Anda lebih sulit tidur. Oleh karena itu, penderita insomnia terkadang disarankan untuk meminimalkan paparan cahaya terang sebagai upaya membantu tubuh mereka bersiap untuk tidur.

Pola tidur yang buruk bertanggung jawab atas pemulihan tubuh yang buruk dan fungsi fisik yang buruk.

Di sisi lain, anak muda juga bisa mengalami mimpi buruk tentang apa yang mereka tonton di TV sebelum tertidur. Hal ini juga dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk dan mungkin menyebabkan suasana hati yang buruk serta kelelahan keesokan paginya. Seringkali ketika kita tertidur saat menonton TV, kita tidak menyadari posisi tidur kita. Hal ini dapat menyebabkan masalah seperti bahu kaku atau otot tertarik di pagi hari.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro