Ilustrasi teh oolong, bermanfaat untuk diet dan menjaga imun tubuh karena mengandung antioksidan tinggi.
Health

Manfaat Lengkap Antioksidan untuk Kesehatan dan Kecantikan

Mia Chitra Dinisari
Selasa, 30 Januari 2024 - 10:48
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Antioksidan adalah salah satu kandungan kaya yang diincar banyak orang.

Segala sesuatu yang mengandung antioksidan, baik itu makanan atau krim wajah, diyakini menyehatkan, dan yang terpenting, memiliki khasiat yang mampu menghentikan penuaan. Antioksidan adalah kata kunci di sektor kesehatan. Tapi apa yang menjadi pusat perhatian? Apa itu antioksidan dan bagaimana fungsinya? Dan pertanyaan yang paling penting, di mana kita dapat menemukannya secara melimpah?

Antioksidan adalah molekul yang berperan penting dalam melindungi sel dari stres oksidatif, suatu proses yang berhubungan dengan penuaan dan berbagai penyakit kronis. Stres oksidatif terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara radikal bebas molekul yang sangat reaktif dengan elektron tidak berpasangan dan kemampuan tubuh untuk menetralisirnya. Radikal bebas sebagian besar merupakan produk sampingan dari fungsi biologis yang terjadi di dalam tubuh dan dapat merusak sel, protein, dan DNA, sehingga berkontribusi terhadap kondisi seperti penyakit jantung, kanker, dan gangguan neurodegeneratif.

Antioksidan melawan stres oksidatif dengan menyumbangkan elektron untuk menstabilkan radikal bebas, sehingga mencegahnya menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Mereka bertindak sebagai pemulung, mengganggu reaksi berantai yang dipicu oleh radikal bebas dan melindungi struktur seluler.
Apa itu 75 tantangan sulit? Mengapa internet terobsesi dengan hal itu?​
Baca selengkapnya

Istilah "antioksidan" telah menjadi kata kunci dalam industri kesehatan karena kaitannya dengan banyak manfaat kesehatan dan potensi perannya dalam mencegah penyakit kronis. Antioksidan terkenal karena kemampuannya menetralkan radikal bebas, molekul yang sangat reaktif yang terkait dengan kerusakan sel dan penuaan. Karena stres oksidatif terlibat dalam berbagai kondisi kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker, dan gangguan neurodegeneratif, gagasan bahwa antioksidan dapat melawan proses ini telah meningkatkan popularitasnya. Konsumen semakin tertarik pada makanan, suplemen, dan produk perawatan kulit yang kaya antioksidan, karena menganggapnya sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan dan memperlambat proses penuaan. Tren ini juga didorong oleh meningkatnya kesadaran akan dampak faktor lingkungan, stres, dan pilihan gaya hidup yang buruk terhadap kesehatan.

Radikal bebas adalah molekul yang sangat reaktif dengan elektron tidak berpasangan, sehingga membuatnya tidak stabil. Mereka terbentuk sebagai produk sampingan alami dari metabolisme atau karena faktor eksternal seperti radiasi UV, polusi, dan pola makan yang tidak sehat. Karena kekurangan elektron berpasangan, radikal bebas mencari stabilitas dengan mencuri elektron dari molekul lain di dalam tubuh, menyebabkan reaksi berantai yang dikenal sebagai stres oksidatif, yang dapat membahayakan tubuh dalam berbagai cara. Ini merusak struktur seluler, termasuk protein, lipid, dan DNA. Kerusakan ini, jika tidak diperbaiki secara memadai, dapat menyebabkan mutasi, peradangan, dan gangguan fungsi sel normal. Seiring waktu, stres oksidatif dikaitkan dengan penuaan dan berimplikasi pada berbagai penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular, kanker, gangguan neurodegeneratif, dan kondisi autoimun. Sistem pertahanan alami tubuh, termasuk antioksidan, membantu menetralisir radikal bebas, namun ketidakseimbangan dalam proses ini dapat menyebabkan masalah kesehatan dan mempercepat proses penuaan.
Baca selengkapnya

Antioksidan berlimpah dalam beragam makanan, terutama sumber nabati. Buah-buahan dan sayuran kaya akan berbagai antioksidan, termasuk vitamin C dan E, beta-karoten, dan berbagai senyawa tanaman seperti flavonoid dan polifenol. Buah beri, buah jeruk, kiwi, dan sayuran berdaun hijau sangat tinggi vitamin C, sedangkan kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak nabati menyediakan vitamin E. Beta-karoten, pendahulu vitamin A dan antioksidan kuat, ditemukan dalam buah berwarna oranye dan kuning. dan sayuran seperti wortel, ubi, dan mangga. Antioksidan lain seperti selenium bisa didapat dari makanan laut, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Selain itu, herba dan rempah-rempah seperti kunyit, kayu manis, dan oregano dikenal karena sifat antioksidannya

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro