Simak tips mengajari anak berpuasa/Ilustrasi orang berbuka puasa dengan mengonsumsi buah kurma/Freepik
Health

6 Tips Melatih dan Mengajari Anak Puasa Selama Ramadan

Redaksi
Kamis, 14 Maret 2024 - 12:35
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Peran orang tua sangat penting dalam memberikan ajaran kepada anak, tidak terkecuali pada saat bulan Ramadan yakni dalam melatih anak sejak dini untuk berpuasa agar mereka terbiasa sampai dewasa nanti.

Dilansir dari iloveqatar.net dan ayeina.com, islam tidak mewajibkan anak-anak untuk berpuasa bulan Ramadan. Puasa menjadi wajib dilakukan ketika usia anak sudah tujuh tahun atau ketika sudah balig.

Jika ingin melatih anak untuk berpuasa, mulailah secara perlahan dan tumbuhkan rasa minat kepada anak, Anda harus memperhatikan kenyamanan anak agar mereka tidak mengalami trauma setelah melakukannya. 

Simak tips melatih anak untuk berpuasa dibulan Ramadan:

1. Menceritakan kepada anak tentang bulan Ramadan

Pada umumnya anak-anak akan mau melakukan apa yang diperintahkan jika mengetahui apa yang menjadi tujuannya maka dari itu ceritakanlah kepada anak tentang bulan Ramadan dan libatkan anak dalam diskusi agar keingintahuan mereka dapat terpenuhi. 

Buatlah cerita dan diskusi yang menyenangkan dan menarik agar mereka tertarik untuk melakukan puasa selama bulan Ramadan. Berikut topik yang dapat Anda ceritakan kepada anak.

1. Sejarah bulan Ramadan

2. Alasan umat islam berpuasa

3. Pentingnya melakukan puasa

4. Makna berpuasa

5. Pahala berpuasa

6. Cara melakukan puasa


2. Libatkan anak dalam membuat rencana puasa

Ketika membuat rencana selama bulan Ramadan libatkanlah anak Anda agar mereka dapat lebih bersemangat dan merasa dirinya penting. Anda dapat memulai dengan diskusi mengenai berapa jam anak harus berpuasa, ketika mereka menyuarakan pendapatnya dan diterima dengan baik maka dapat menumbuhkan rasa percaya diri dalam menjalankannya nanti.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk melibatkan anak saat membuat rencana puasa, berikut yang dapat Anda lakukan.

1. Membuat rencana menu berbuka puasa

2. Membuat rencana menu sahur

3. Membuat makanan dan minuman untuk berbuka

4. Mengajak anak membeli makanan untuk berbuka

5. Kegiatan apa yang ingin dilakukan selama puasa

3. Menjadi panutan yang baik

Pada dasarnya anak adalah peniru yang sangat handal, mereka akan mengamati tindakan, perlakuan atau aktivitas yang dilakukan oleh orang lain di lingkungannya dan kemudian akan menirukannya.

Lingkungan akan membentuk kepribadian seorang anak, jika lingkungan yang mereka tempati baik akan menghasilkan pribadi yang baik juga begitu pula sebaliknya. Jadi, bagi orang tua sangat penting untuk memperhatikan lingkungan anak.

Ketika ingin melatih anak untuk berpuasa maka contohkan terlebih dahulu bagaimana cara berpuasa yang benar dan pastikan apa yang dilakukan dilihat serta diperhatikan anak.


4. Membuat target

Sebelum anak melakukan puasa pastikan berdiskusi dahulu tentang target yang mereka inginkan, seperti berapa kali mereka ingin mencobanya dan berapa lama waktu berpuasa, berikan mereka ruang untuk mengutarakan pendapatnya dan membuat keputusan tentang dirinya.

Membuat target bersama anak tentang apa yang mereka akan lakukan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam dirinya karena mereka sadar akan tujuan yang ingin dicapai.


5. Latihan atau praktik

Orang bisa karena terbiasa, maka lakukanlah latihan puasa kepada anak. Banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk melatih anak berpuasa, mulailah secara perlahan dan jangan memaksa agar anak dapat menikmati puasanya.

Cara yang dapat dilakukan yakni dengan mengikutsertakan anak dalam makan sahur, lakukan secara konsisten agar mereka terbiasa untuk bangun di jam sahur.

Jika sudah terbiasa untuk sahur maka langkah selanjutnya melakukan puasa yakni tidak boleh makan dan minum sampai waktu buka tiba, apabila mereka tidak kuat berikan kelonggaran yakni dengan mengatur seberapa lama waktu mereka untuk berpuasa.

6. Memberi penghargaan

Memperkenalkan puasa kepada anak merupakan ide yang bagus salah satunya untuk melatih kesabaran. Namun, Anda harus ingat mereka tetaplah anak-anak jadi pastikan mereka tetap nyaman dan senang dalam menjalaninya agar mereka tidak mempunyai trauma dalam melakukannya.

Ketika seorang anak sudah berhasil dalam menjalankan ibadah puasa maka peran orang tua sangat dibutuhkan disini yakni untuk memberikan penghargaan atas usaha yang telah anak lakukan.

Memberikan penghargaan kepada anak akan membuat mereka merasa bahwa usaha yang dilakukan tidak sia-sia dan menimbulkan rasa semangat untuk melakukannya kembali. Penghargaan yang diberikan bisa berupa ucapan positif untuk mengapresiasi anak atau memberikan barang yang dapat memotivasi mereka untuk terus menjalankan ibadah puasa. (Nur Afifah Azahra Aulia)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro