Cantik Itu Tak Terbatas Aturan

Percaya bahwa cantik bisa diekspresikan dalam berbagai cara termasuk seni. Hal tersebut mendasari Make Over untuk menggelar Beauty Beyond Rules.
Asteria Desi Kartika Sari | 06 Desember 2018 00:13 WIB
Koleksi kosmetik Make Over - dokumentasi

Bisnis.com, JAKARTA-- Percaya bahwa cantik bisa diekspresikan dalam berbagai cara termasuk seni. Hal tersebut mendasari Make Over untuk menggelar Beauty Beyond Rules.

Sebagai brand yang mendukung ekspresi dalam bentuk fashion, art, dan beauty, Make Over meyakini setiap orang memiliki keunikannya masing-masing yang membuat mereka cantik dengan caranya sendiri. Acara tersebut digelar di Kota Kasablanka yang berlangsung mulai 4 – 9 Desember 2018.

Brand Manger Make Over Stephanie Lie mengatakan merupakan salah satu langkah dari Make Over untuk mengajak para wanita lebih percaya diri untuk menjadi dirinya sendiri. "Cantik itu tidak terbatas dan tidak memiliki aturan tertentu sehingga setiap orang bebas untuk memiliki pemahaman sendiri tentang cantik dan bebas berkespresi dalam hal apapun untuk menunjukkan kecantikannya," kata Stephanie di Kota Kasablanka, Rabu (5/12/2018).

Kali ini Make Over mulai menyadari adanya kesamaan filosofi antara beauty dan art yang mengedepankan kebebasan berekspresi sesuai dengan karakter yang dimiliki seseorang. Di dalam seni, setiap orang bebas berkarya sesuai dengan karakternya.

"Tidak ada aturan dalam menciptakan sebuah karya. Setiap seniman bebas membuat goresan dan memilih warna sesuai dengan keinginan," katanya.

Dia mengatakan setiap seniman pasti memiliki karakter sendiri yang akan tergambar pada setiap hasil karyanya. Seni adalah ekspresi. Dengan adanya kolaborasi art dan beauty, Make Over berharap para wanita dapat merasa lebih cantik karena berani menonjolkan karakteristik mereka masing-masing sesuai dengan filosofi Beauty Beyond Rules.

 Memperkuat dukungannya dalam bidang seni, Make Over berkolaborasi dengan dua seniman muda Indonesia yaitu Rachel Ajeng dan Shane Tiara yang lebih dikenal dengan nama Shane Tortilla.

Memiliki aliran seni yang berbeda, Rachel Ajeng dikenal dengan karya seni dengan unsur floral dan pemilihan warna bernuansa warm tonedengan penggunaan cat air dan gouache. Sedangkan Shane Tortilla dikenal dengan karya mural yang berasal dari pop culture bergaya ceria dengan warna yang dinamis dan mencolok.

 “Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada kaum muda agar lebih berani dalam mengembangkan dan mengekspresikan diri, khususnya melalui seni," katanya.

Dia melihat kedua seniman ini sebagai wanita yang memiliki passion yang kuat dan percaya diri untuk mengekspresikan keunikan karakter mereka lewat hasil karyanya.

"Kami juga berharap penilaian generasi muda terhadap definisi cantik akan lebih terbuka tidak hanya dari penampilan fisik saja," ujar Stephanie.

Tag : kosmetik
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top