Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BELANJA ONLINE: Orang Indonesia Paling Aktif Pakai Perangkat Mobile

BISNIS.COM, Jakarta-Konsumen di Indonesia diketahui paling aktif untuk urusan belanja online melalui perangkat mobile. Index e-Commerce yang dilansir Rakuten, menyebutkan rata-rata nilai belanja yang dihabiskan di negara-negara yang disurvei sepanjang
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 02 Mei 2013  |  19:32 WIB
BELANJA ONLINE: Orang Indonesia Paling Aktif Pakai Perangkat Mobile
Bagikan

BISNIS.COM, Jakarta-Konsumen di Indonesia diketahui paling aktif untuk urusan belanja online melalui perangkat mobile.

Index e-Commerce yang dilansir Rakuten, menyebutkan rata-rata nilai belanja yang dihabiskan di negara-negara yang disurvei sepanjang 2012 mencapai US$725 per orang.

Konsumen di Inggris berada di urutan teratas dalam nilai belanja yakni rata-rata US$1.700 per orang, sedangkan konsumen di Indonesia rata-rata US$239 per orang.

"Sebanyak 14% konsumen di Indonesia berbelanja online menggunakan ponsel pintar, tablet, maupun perangkat mobile lainnya," ujar Presiden Direktur dan CEO PT Rakuten-MNC Ryota Inaba, dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (2/5/2013).

Survei itu juga mengungkapkan terjadi peningkatan 11% konsumen di Indonesia yang berminat berbelanja online.

Hanya ada sekitar 28% konsumen di Indonesia yang masih mempertahankan gaya belanja konvensional dengan pergi ke toko. Jumlah itu lebih sedikit ketimbang Jerman dan Austria di mana konsumen yang berbelanja konvensional mencapai 46%.

Terkait dengan hal tersebut, menurutnya, saat ini bukan masanya lagi memiliki website yang hanya memajang dagangan, namun harus memberikan semua informasi yang dibutuhkan konsumen atau penawaran lewat mobile.

Pendiri dan Chairman ad2c Anuj Khanna Sohum sebelumnya mengatakan pasar mobile advertising di Indonesia sangat potensial. Tahun lalu dari total belanja iklan sebesar US$7 miliar, kontribusi dari mobile advertising belum sampai 1%.

Dia meyakini mobile advertising di Indonesia dapat tumbuh hingga 100% dari tahun ke tahun. Selain didukung pesatnya penetrasi Internet, tren penggunaan smartphone juga menjadi alasannya.

Anuj menyebutkan penetrasi seluler di Indonesia telah mencapai 81%, di mana sebanyak 40 juta penduduk mengakses Internet dari perangkat mobile. Adapun sebanyak 32 juta di antaranya merupakan pengguna smartphone. (mfm)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja smartphone online mobile website
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top