Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SEKOLAH TARI: Step Dance Academy Jakarta Rintis Program Anti Bullying

BISNIS.COM, JAKARTA -- Step Dance Academy Jakarta sedang merintis pengembangan program Anti Bullying berkerja sama dengan penari profesional untuk membuat program seni tari ke sekolah-sekolah."Program ini untuk menghapuskan bullying di sekolah-sekolah
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 10 Juni 2013  |  17:20 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA -- Step Dance Academy Jakarta sedang merintis pengembangan program Anti Bullying berkerja sama dengan penari profesional untuk membuat program seni tari ke sekolah-sekolah.

"Program ini untuk menghapuskan bullying di sekolah-sekolah melalui kegiatan seni tari yang lebih interaktif dan menyenangkan," ujar Dewi Soegiarto Adriansyah, Executive Director Steps Dance Academy Jakarta, Senin (10/6).

Steps Dance Academy juga menyiapkan program dare to dance yang pelajaran seni tari bagi anak-anak berkebutuhan khusus berkerja sama dengan Yayasan Autisma Indonesia.

Dewi menjelaskan ratusan siswa sekolah tari Steps Dance Academy pada Minggu (9/6) berhasil memukau penonton yang memadati Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail Jakarta, melalui pertunjukan tari yang mengisahkan petualangan Peterpan.

Pertunjukan yang mengemas cerita Peterpan and The Neverland yang penuh dengan kisah-kisah ajaib ke dalam kombinasi tari kontemporer, balet, dan hip-hop.

"Kami berlatih sejak 4 bulan lalu untuk mempersiapkan pertunjukan perdana di muka umum sejak sekolah tari yang berlokasi di lantai 7 Plaza FX Senayan berdiri pada Juni 2012," kata Dewi.

Pertunjukan melibatkan 100 siswa sekolah tari dari berbagi usia ini menyuguhkan berbagai tarian dalam suatu rangkaian cerita secara utuh dan menghibur dalam durasi 1,5 jam tanpa jeda.

"Membutuhkan stamina yang kuat bagi 100 penari untuk mengisi durasi selama itu ditambah dengan berbagai efek yang ditampilkan selama pagelaran tari Peterpan," jelas Dewi.

Salah satu pertunjukan yang mengundang decak kagum dan tepuk tangan penonton, ketika Peterpan dan Tinker Bell (peri teman Peterpan) melakukan adegan tarian di udara.

"Kami menghadirkan tata panggung dan dekorasi tiga dimensi berstandar internasional yang selama ini jarang dipergunakan pertunjukan tari di Jakarta," kata Dewi.

Dewi mengatakan, sengaja memilih tema Peterpan karena dongeng anak-anak ini sudah akrab di masyarakat dari berbagai lapisan usia.

Kesuksesan pertunjukan Peterpan tersebut tak lepas manfaat seni tari bagi siswa sekolah, karena mereka akan lebih percaya diri, disiplin, tanggungjawab, serta kebersamaan (team work).

”Sebagian besar anak didik  berhasil juga berprestasi secara akademik di sekolahnya berkat berbagai latihan yang diterapkan di sekolah kami, bahkan di luar negeri seni tari menjadi pelajaran wajib," kata Dewi. (Antara)


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

step dance anti bullying autism
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top