PHILIP INDONESIA Ajak Cegah Kanker Payudara Lewat Jejaring Sosial

Philips Indonesia meluncurkan program aktivasi digital #GotPinked untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai bahaya kanker payudara.
Nurudin Abdullah | 02 Oktober 2014 22:00 WIB
deteksi dini sangat penting untuk membantu menyelamatkan hidup para penderita kanker payudara. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Philips Indonesia meluncurkan program aktivasi digital #GotPinked untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai bahaya kanker payudara.

Program tersebut untuk menggerakkan kesadaran dan pengetahuan tentang penyakit tersebut menjelang bulan kesadaran kanker payudara pada Oktober.

Menurut data World Halt Organization pada April 2011 bahwa tingkat kematian karena kanker payudara di Indonesia mencapai 20.052 orang atau 1,41% dari total kematian di Tanah Air.

Bahkan, kanker payudara menduduki peringkat ke 10 di antara 20 penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Sementara itu data registrasi kanker di Tanah Air menunjukkan 40%-70% pasien kanker payudara yang ditangani secara medis sudah berada dalam tahap lanjutan.

Karena itu seringkali pilihan untuk mereka hanya berupa penanganan paliatif atau meringankan symptom dan bukan pengobatan untuk kesembuhannya.

Suryo Suwignjo, Presiden Direktur Philips Indonesia, mengatakan deteksi dini sangat penting untuk membantu menyelamatkan hidup para penderita kanker payudara.

“Untuk itu kami mengajak dan mendorong setiap orang untuk menyebarkan informasi seputar kanker payudara melalui akun sosial media,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Kamis (2/10/2014).

Menurutnya, Philip melalui program aktivasi digital #GotPinked itu mengajak keterlibatan suara kolektif publik di jejaring sosial media.

Dengan demikian akan terbentuk dukungan untuk keluarga, kawan, dan siapa pun yang terkena kanker payudara, sekaligus membantu mengedukasi mereka yang beresiko terkena kanker itu.

Tag : kanker, philips indonesia
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top