Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SAIPUL TERSANGKA PENCABULAN: Saipul Stres Mikir Kontrak Kerja

Pengacara pedangdut Saipul Jamil (SJ), Hendrayanto menuturkan, kliennya menyesal dan stres menjadi tersangka dugaan tindak pidana pencabulan terhadap seorang remaja pria DS.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Februari 2016  |  12:30 WIB
Saipul Jamil - saipuljamil.com
Saipul Jamil - saipuljamil.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pengacara pedangdut Saipul Jamil (SJ), Hendrayanto menuturkan, kliennya menyesal dan stres menjadi tersangka dugaan tindak pidana pencabulan terhadap seorang remaja pria DS.

"Dia menyesal dan stres mikir kontrak pekerjaan," kata Hendrayanto saat dikonfirmasi di Jakarta Jumat (19/2/2016).

Hendrayanto , Saipul kelelahan menjalani pemeriksaan intensif sejak Kamis (28/2) pukul 18.30 WIB hingga Jumat (19/2) pukul 02.00 WIB dinihari di Polsek Kelapa Gading Jakarta Utara.

Diungkapkan Hendrayanto, penyidik kepolisian juga menggeledah rumah penyanyi berstatus duda tanpa anak itu, dan menyita barang bukti seperti celana, kain penutup kasur dan pakaian yang dikenakan korban DS.

Polisi kemungkinan menjerat mantan suami penyanyi Dewi Persik itu dengan Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal penjara 15 tahun.

DS bertemu Saipul sebanyak tiga kali sejak dua pekan lalu usai menonton acara ajang pencarian bakat yang disiarkan stasiun televisi swasta.

Awalnya, Saipul mengajak DS tidur dan memijit di kediamannya namun selanjutnya artis itu bertindak asusila terhadap remaja tersebut.

Penyidik Polsek Kelapa Gading mengamankan Saipul di rumahnya Jalan Gading Indah Utara VI Blok NH 10 Nomor 5 RT025/012 Pegangsaan Dua Kelapa Gading, setelah korban DS melaporkan dugaan tindak asusila.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pedangdut

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top