Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyebab Bimbo Belum Ciptakan Lagu Baru

Grup musik religi Islam, Bimbo belum menciptakan lagu baru karena prihatin pembajakan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Mei 2016  |  08:10 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Grup musik religi Islam, Bimbo belum menciptakan lagu baru karena prihatin pembajakan.

"Lagu belum keluar [rilis], tapi sudah beredar dan banyak pembajakan," ujar salah seorang personelnya, Sam Bimbo, ketika ditemui seusai memberikan tausiyah setelah Shalat Jumat di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (211/5/2016).

Menurut dia, fenomena itu membuat musik Indonesia tak berkembang sehingga menyebabkan industri rekaman tidak sedikit yang ambruk. Konser dan penampilan ke depannya, kata dia, Bimbo masih akan membawakan lagu-lagu andalan yang sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia.

Beberapa lagu-lagu religi yang membawa nama Bimbo menjadi grup legendaris antara lain berjudul "Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya", "Sajadah Panjang", "Rindu Kami Padamu", "Tuhan" dan lain-lain.

"Lagu-lagu itu juga yang akan kami bawakan saat Konser dan Tausiyah Menyambut Ramadan 1437 Hijriah di Jatim Expo pada Sabtu, 21 Mei 2016," ucap Jaka Bimbo, personel lainnya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir satu personel lainnya adalah Acil Bimbo, yang mengaku penampilan di Jatim ini merupakan satu kegiatan menjelang 50 tahun Bimbo berdiri.

"Insya Allah pada 2017 tepat 50 tahun usia Bimbo. Sebenarnya juga kami ada yang menjadi panitia Ramadhan di Masjid Agung Bandung, tapi kami sempatkan tampil di Jatim dan bersilaturahim dengan masyarakat di sini," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bimbo
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top