Roots/A+E Networks
Entertainment

History Channel Hadirkan Roots, Kisah Nyata Perbudakan 1750an

Atiqa Hanum
Jumat, 27 Mei 2016 - 13:26
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Omoro Kinte was-was menunggu istrinya yang berjuang melahirkan anak laki-laki pertama mereka, Kunta, tahun 1750 di kota Juffre. Keluarga Kinte yang terpandang sehingga Kunta diajari kebiasaan dan tradisi Mandika agar kelak pantas menjadi anggota kavaleri raja.

Kunta juga belajar matematika, sastra dan geografi serta bermimpi untuk kuliah di universitas dan menjadi sarjana hingga akhirnya Kunta jatuh cinta pada seorang gadis budak milik Koros, lawan keluarga Mandinka. Usai menjalani ritual yang sangat keras dalam pelatihan prajurit, Kunta pun dikhianati oleh Koros dan diserahkan kepada pedagang budak Inggris.

Pada 1767, bersama 140 budak lainnya, Kunta dikirim sebagai muatan kapal ke Amerika. Sifat kepemimpinannya mennggerakkan Kunta untuk memberontak, namun gagal. Dirinya hampir tidak selamat akibat penyakit sampar karena kondisi yang kotor dan perbuatan jahat di kapal tersebut.

Tibalah Kunta di Annapolis, Maryland. Dia dijual kepada John Waller, pemilik perkebunan kaya dan diberi nama “Toby” oleh Elizabeth, istri Waller. Kunta mencoba untuk melarikan diri dan beruntung dia diselamatkan oleh penasihat bijak ‘Fiddler’, seorang musisi di perkebunan tersebut yang menolongnya sehingga mampu bertahan di tengah kekejaman majikannya.

Sepanjang tayangan serial ini, kita dapat menyaksikan setiap tahap kehidupan Kunta Kinte, sejak remaja hingga dewasa, menjadi ayah hingga menjadi kakek, mengikuti warisannya melewati Perang Saudara.

“Roots” modern adalah produksi dari A+E Studios bekerja sama dengan Marc Toberoff dan The Wolper Organization, perusahaan yang memproduksi “Roots” versi orisinal. Phillip Noyce, Mario Van Peebles, Thomas Carter dan Bruce Beresford meramu “Roots” Orisinal dengan suasana yang berbeda dan lebih modern. Produser Eksekutif film ini ada Will Packer, Marc Toberoff, Mark Wolper, Lawrence Konner, Mark Rosenthal, Barry Jossen, LeVar Burton dan Korin D. Huggins.

Marc Toberoff dan The Wolper Organization pernah mengangkat kisah nyata ini berdasar dari novel laris karya Alex Haley pada 1976 sebagai miniseri klasik televisi dan berhasil meraih penghargaan pada 1977. Miniseri versi orisinal tersebut mendapat rating tertinggi kedua untuk episode terakhirnya dalam sejarah TV di tahun yang sama.

“Roots” akan ditayangkan selama empat malam dengan total serial durasi 8 jam. Film ini adalah sebuah cerita multifaset, menarik dan emosional tentang kemenangan semangat manusia, tentang identitas, keluarga, martabat dan keberanian dengan melihat melalui lensa Amerika era-perbudakan.

Pemainnya pun merupakan jajaran pemenang Academy Award seperti Forest Whitaker (Fiddler) dan Anna Paquin (Nancy Holt). Lalu, nominator Academy Award dan pemenang Emmy Award Laurence Fishburne (Alex Haley). Ada juga pemenang Golden Globe Award dan aktor nominasi di Emmy Award Jonathan Rhys Meyers (Tom Lea).

Pemenang Tony Award, Anika Noni Rose (Kizzy) dan pemenang Grammy Award Tip “T.I” Harris (Cyrus). Lalu ada Chad L.Coleman (Mingo), Emayatzy Corinealdi (Belle), Matthew Goode (Dr. William Waller), Derek Luke (Silla Ba Dibba), Mekhi Phifer (Jerusalem), James Purefoy (John Walker), Erica Tazel (Matilda). Tidak lupa memperkenalkan Rege-Jean Page (Chicken George) dan Malachi Kirby (Kunta Kinte).

History akan menayangkan mini serial tersebut secara perdana pada 31 Mei 2016 pukul 21.00 WIB. Channel History bisa didapatkan di Indovision Ch. 206, kevision Ch. 44, Top TV Ch. 206, Big TV HD Ch. 334, First Media HD Ch. 365, Transvision HD Ch. 260, BiznetHome HD Ch.127.

Penasaran dengan cerita selanjutnya? Jangan sampai ketinggalan tayangan perdana 31 Mei 2016 empat malam berturut-turut.

Penulis : Atiqa Hanum
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro