Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yayasan Kanker Indonesia Adakan Kompetisi Lari Mundur ala RetroRun

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan PT Mundipharma Healthcare Indonesia mengajak masyarakat Indonesia untuk peduli kanker dan berdonasi melalui ajang lari mundur revolusioner pertama di Indonesia, RetroRun pada Minggu, 18 September 2016.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 06 September 2016  |  07:43 WIB
Ilustrasi - Premierptny
Ilustrasi - Premierptny

Bisnis.com, JAKARTA—Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan PT Mundipharma Healthcare Indonesia mengajak masyarakat Indonesia untuk peduli kanker dan berdonasi melalui ajang lari mundur revolusioner pertama di Indonesia, RetroRun pada Minggu, 18 September 2016.

Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia & Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Aru Wisaksono Sudoyo menerangkan kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. World Health Organization (WHO) mencatat terdapat 14 juta kasus kanker baru di dunia pada tahun 2012 dan 8.2 juta kasus diantaranya mengalami tutup usia akibat kanker.

Sementara di Indonesia, berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar 2013 Balitbangkes Kementrian Kesehatan RI menunjukkan prevelensi penderita kanker di Indonesia sebanyak 0.14% pada tahun 2013,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (5/9/2016).

Dia menambahkan bulan September merupakan bulan peduli kanker limfoma. Berdasarkan data Globocan 2012, setiap 90 detik, satu orang di dunia dinyatakan terdiagnosa kanker limfoma (kanker kelenjar getah bening), atau dengan kata lain, terdapat sekitar 400 ribu orang pertahun terdiagnosa penyakit ini, baik pria maupun wanita.

"Dari tahun ke tahun angka penderita kanker di Indonesia terus meningkat bahkan hingga mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sehingga diperlukan penanganan dan sosialisasi secara berkesinambungan agar masyarakat lebih peduli akan bahaya kanker dan turut berupaya untuk menekan laju pertumbuhannya,” tuturnya.

Inilah yang melatarbelakangi Yayasan Kanker Indonesia (YKI) sebagai organisasi non-profit sosial dan kemanusiaan yang lahir dari bentuk kepedulian para pemerhati kanker di Indonesia tergugah untuk mengambil peran. Melalui misinya, YKI akan mengupayakan penanggulangan kanker dengan mengadakan berbagai kegiatan di bidang promotif, preventif dan suportif serta menekankan akan pentingnya deteksi kanker secara dini.

Country Manager PT Mundipharma Healthcare Indonesia, Mada Shinta Dewi mengungkapkan perusahaan yang memegang lisensi Betadine di Indonesia juga memiliki kepedulian yang sama dalam upaya penanggulangan kanker di Indonesia. Keduanya berkomitmen dan berinisiatif untuk meningkatkan kesadaran kanker di Indonesia melalui fun charity run bertajuk RetroRun, yakni ajang lari mundur revolusioner pertama di Indonesia.

Hasil dari seluruh penjualan tiket lari mundur RetroRun ini akan didonasikan kepada YKI,” ucapnya.

Peserta akan memulai lari di pelataran FX Sudirmaan hingga kawasan Gelora Bung Karno dengan jarak tempuh sekitar 3.8 km. RetroRun ini juga akan mengajak para peserta bernostalgia ke era 90-an, 80-an dan 70-an melalui berbagai kegiatan dan tema yang menarik.

Kami berharap sebuah inisiatif menarik ini akan benar-benar menggugah masyarakat untuk berpartisipasi yang akan semakin meningkatkan kesadaran mereka akan kanker,” bebernya.

Pendaftaran ajang retrorun ini dapat didapatkan secara online melalui www.retrorun.co.id atau melalui GO-TIX serta secara langsung di RetroRun booth di FX Sudirman lantai F1 mulai 7 – 16 September 2016.

RetroRun ini juga bekerjasama dengan beberapa komunitas lari seperti Pertemanan Sehat, Rush Runner Community dan beberapa informasi akan di sebarkan melalui akun twitter @DetikHealth dan @InfoJakarta dengan tagar #irun4charity #retrorun4charity.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker lari Run for Charity
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top