Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hak-hak Anak Perlu Diperhatikan

Aliansi Jurnalis Indonesia bersama UNICEF mengumumkan pemenang AJI-UNICEF Media Awards yang mengangkat pemberitaan mengenai isu hak-hak anak secara luar biasa.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 01 Desember 2016  |  07:30 WIB
Ilustrasi: Anak bermain gadget
Ilustrasi: Anak bermain gadget

Bisnis.com, JAKARTA—Aliansi Jurnalis Indonesia bersama UNICEF mengumumkan pemenang AJI-UNICEF Media Awards yang mengangkat pemberitaan mengenai isu hak-hak anak secara luar biasa.

Penghargaan tahunan ini mengangkat berita terbaik mengenai hak-hak anak di Indonesia. AJI dan UNICEF setiap tahun memberikan tema berbeda untuk ajang penghargaan ini. Pada tahun ini, tema berfokus pada tantangan melindungi anak dari paparan langsung ke internet (online). Tema ini juga menjadi tema utama pada pelatihan media yang diselenggarakan AJI dan UNICEF di September lalu.

Perwakilan UNICEF Gunilla Olsson mengungkapkan dua ajang tersebut menjadi kesempatan bagi para jurnalis untuk menggali lebih jauh serta mendemonstrasikan keahlian mereka dalam memberitakan isu mengenai hak-hak anak secara lebih etis.

“Kami telah menggelar ajang penghargaan ini sejak 2006,” bebernya dalam siaran pers, Rabu (30/11/2016).

Ajang ini, lanjutnya, diselenggarakan untuk mendorong peliputan yang baik dan menyeluruh mengenai masalah hak-hak anak di Indonesia. Semua jurnalis berhak mengikuti seleksi Award ini, baik bagi jurnalis yang mengikuti pelatihan media ataupun bagi yang tidak. Tahun ini, ada 339 artikel yang diterima dari semua kategori penghargaan. Termasuk berita di media cetak dan media digital, berita foto, berita radio dan televisi.

“Saya menekankan pentingnya peran jurnalis dalam meningkatkan kepedulian dan mendorong diskusi publik tentang tantangan dan pencapaian yang ada, saat mengimplementasikan hak-hak anak di Indonesia,” katanya.

Apakah mereka yang berbasis di sebuah pulau terpencil, atau daerah padat penduduk di kota, jurnalis di Indonesia memiliki peran yang unik membawa masalah ini ke diskusi publik.

“Anak-anak tidak memiliki kesempatan yang cukup untuk melindungi dan menyuarakan hak-hak mereka, sehingga jurnalis dapat menolong mereka dengan menyampaikan suara mereka dan menekankan betapa pentingnya masalah ini kepada masyarakat luas,” terangnya.

Setelah berunding selama beberapa minggu dengan AJI dan KPAI untuk menentukan artikel terbaik dari semua, tambahnya, pemenang-pemenang untuk penghargaan tahun ini adalah Kategori Television oleh Halimah Tusadiah – Net TV, Kategori Radio oleh Marhasak Reinardo Sinaga – LPP RRI Pontianak, Kategori Media Cetak dan Media Digital oleh Tri Joko Her Riadi – Harian Pikiran Rakyat, Kategori Foto oleh Lucky Pransiska – kompas.com.

“Untuk kategori penghargaan khusus untuk tahun ini diberikan kepada Zulfikar Husein dari Viva.id untuk topik Keamanan Digital dengan artikelnya yang berjudul Menyulap Facebook Menjadi Beasiswa,” jelasnya.

Dia mengungkapkan sebesar 15% dari masyarakat Indonesia terhubung internet. Sementara beberapa diantaranya adalah anak muda yang menikmati berbagai macam manfaat dari internet. Anak-anak muda ini juga rentan terhadap bahaya yang ditimbulkan dari media sosial, seperti pelecehan seksual, perundungan (bullying), atau pelanggaran privasi.

“Penting bagi media untuk memonitor hak-hak anak ini,” tandasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unicef aliansi jurnalis independen wartawan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top