Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dengan Teknologi Ini, Operasi Katarak Tak Perlu Pisau Bedah

Jakarta Eye Center menjadi yang pertama dan masih satu-satunya di Indonesia yang memiliki teknologi Bladeless Laser Cataract Surgery atau Operasi Katarak Tanpa Pisau Bedah.
Yoseph Pencawan
Yoseph Pencawan - Bisnis.com 28 Februari 2018  |  03:30 WIB
Pasien operasi katarak di Jakarta Eye Centre - Istimewa
Pasien operasi katarak di Jakarta Eye Centre - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Jakarta Eye Center menjadi yang pertama dan masih satu-satunya di Indonesia yang memiliki teknologi Bladeless Laser Cataract Surgery (BLCS).

Menurut Setiyo Budi Riyanto, Direktur Utama Jakarta Eye Center (JEC) Menteng, Jakarta, pihaknya telah menghadirkan terobosan teknologi terbaru dalam bidang operasi katarak.

"Bila selama ini publik mengenal teknologi operasi katarak dengan menggunakan pisau bedah, saat ini JEC memiliki teknologi terbaru operasi," ujarnya.

Dia menjelaskan teknologi tersebut bernama BLCS atau operasi katarak dengan sinar laser tanpa menggunakan pisau bedah.

BLCS menggunakan sinar laser berbasis teknologi Femtosecond yang lebih maju dan akurat sehingga lebih aman dan presisi karena dikendalikan oleh sistem yang terkomputerisasi dengan canggih serta proses penyembuhan yang lebih cepat. "Penglihatan yang dihasilkan dari operasi dengan teknologi ini juga menjadi lebih baik."

Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan penglihatan seseorang menjadi buram, bahkan sampai tidak melihat. Kondisi itu terjadi karena cahaya yang masuk tidak dapat mencapai retina akibat terhalang oleh lensa yang keruh.

Proses lanjut usia atau degenerasi yang mengakibatkan lensa mata menjadi keruh menjadi penyebab yang paling banyak terjadi.

Penyebab lainnya antara lain terpapar sinar matahari yang berlebihan, penggunaan obat tertentu dalam jangka waktu lama (steroid), penyakit sistemik seperti diabetes, bawaan sejak lahir, atau trauma pada mata.

Mereka yang menderita katarak memiliki gejala penglihatan buram atau berkabutm, bahkan sampai tidak bisa melihat. Kemudian peka terhadap sinar atau cahaya dan sering ganti kacamata karena ukuran yang mudah berubah.

Gejala lainnya, pada keadaan terang mata terasa silau, penglihatan di ruangan gelap lebih jelas dibandingkan dengan di ruangan terang dan kadang penglihatan pada satu mata menjadi ganda.

JEC merupakan pusat pengobatan mata yang terdapat di tiga lokasi, dua di antaranya berada di Jakarta dan satu lainnya di Bekasi, Jawa Barat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

katarak
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top