Percepat Gerak Industri Film Lewat Aplikasi Daring

Kehadiran sejumlah platform over the top (OTT) yang menyediakan layanan tayangan film dan televisi melalui daring, seperti HOOQ, Viu, Iflix, dan Netflix, dinilai sukses membantu mempercepat gerak industri perfilman nasional.
Asteria Desi Kartika Sari | 26 September 2018 00:11 WIB
Netflix - Digitaltrends

Bisnis.com, JAKARTA--Kehadiran sejumlah platform over the top (OTT) yang menyediakan layanan tayangan film dan televisi melalui daring, seperti HOOQ, Viu, Iflix, dan Netflix, dinilai sukses membantu mempercepat gerak industri perfilman nasional.

Platform ini juga dianggap membantu menambah ladang baru untuk mendongkrak pendapatan para sineas yang bekerja sama dengan provider. Kehadiran OTT juga membantu para sineas untuk mendistribusikan karya mereka di tempat yang belum tersentuh kehadiran gedung bioskop.

Produser film dan pendiri rumah produksi MD Entertainment Manoj Punjabi mengatakan bahwa rumah produksinya sudah menikmati keuntungan dengan bekerja sama dengan sejumlah platform OTT seperti HOOQ, Ifilx, dan Viu.

“Keuntungannya adalah menumbuhkan jumlah penonton karena masa tayang film dapat dinikmati lebih lama, bahkan masih dinikmati ketika film sudah turun layar,” tuturnya kepada Bisnis belum lama ini.

Kemudahan lainnya yang dapat dituai dari layanan ini adalah para moviegoers yang berada di daerah yang belum tersentuh layar bioskop tetap leluasa menikmati film melalui layanan streaming.

Keuntungan yang dituai oleh MD Entertainment dari kerja sama ini membuat Manoj tidak keberatan membayar lisensi untuk setiap film yang akan ditayangkan. Menurutnya, lisensi yang dibayar tidak seragam karena tergantung kepada banyak hal, mulai dari kualitas pemain, film, hingga jumlah capaian penonton di bioskop. Rata-rata lisensi per film berkisar antara Rp200 juta hingga Rp5 miliar.

Produser LifeLike Pictures Sheila Timothy mengakui, kekuatan OTT memudahkan produser dalam memasarkan film di dalam negeri, dan mancanegara.

“Untuk production company atau pemilik film, munculnya platform ini tentu saja menjadi tambahan distribution windows, artinya ada penambahan income. Pada 2012, film produksi kami, Modus Anomali juga didistribusikan ke dunia internasional melalui tayangan di Netflix,” ujarnya.

Tag : film, Netflix
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top