Ukur Tekanan Darah Sendiri, Begini Caranya Agar Akurat

Pemeriksaan tekanan darah secara rutin sangatlah penting untuk mendeteksi kondisi awal yang dapat mengakibatkan stroke dan penyakit jantung.
Dewi Andriani | 26 Oktober 2018 07:53 WIB
Cek tekanan darah - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pemeriksaan tekanan darah secara rutin sangatlah penting untuk mendeteksi kondisi awal yang dapat mengakibatkan stroke dan penyakit jantung.

Sebagai silent killer, hipertensi dapat membunuh secara diam-diam karena tidak menunjukkan gejala apapun.

Sayangnya, hanya 50% orang yang menderita hipertensi menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut. Padahal, serangan jantung dan stroke dapat dicegah jika hipertensi telah dideteksi dan diobati tepat waktu.

Untuk itulah perlu dilakukan pengukuran tekanan darah secara rutin di rumah.Namun, tidak semua orang dapat menghitungnya secara benar.

Berikut beberapa tips dari www.bloodpressureuk.org untuk memperoleh hasil pemeriksaan tekanan darah yang akurat di rumah:

1. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi meningkatnya tekanan darah seseorang dalam waktu singkat. Pastikan Anda tidak sedang ingin ke toilet dan tidak baru saja makan berat. Jangan periksa tekanan darah Anda 30 menit setelah minum minuman yang mengandung kafein, merokok serta jangan langsung memeriksa tekanan darah setelah berolahraga atau minum alkohol.

2.Pakailah pakaian yang longgar seperti kaos lengan pendek sehingga Anda dapat dengan mudah melipat lengan kaos.

3.Selalu gunakan lengan yang sama untuk memeriksa tekanan darah karena pemeriksaan tekanan darah di setiap lengan akan sedikit berbeda. Jika memungkinkan, gunakan lengan yang digunakan dokter atau suster untuk memeriksa tekanan darah Anda.

4.Sebelum memeriksa tekanan darah, istirahatlah terlebih dahulu selama beberapa menit. Duduk di tempat yang jauh dari kebisingan, lebih baik duduk di depan meja di mana lengan Anda dapat beristirahat di meja dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas dan kedua kaki menyentuh lantai.

5.Pastikan lengan Anda ditopang dan manset di sekeliling lengan Anda letaknya sejajar dengan jantung. Anda mungkin membutuhkan sebuah bantal untuk menopang lengan agar lengan Anda berada di posisi ketinggian yang tepat. Lengan harus rileks, jangan tegang.

6.Lakukan pemeriksaan tekanan darah pada waktu yang sama, seperti di pagi hari dan malam hari. Idealnya lakukan selama dua minggu pertama setelah perubahan pada pengobatan dan pada periode minggu sebelum berkunjung ke dokter untuk pengecekan berikutnya atau sesuai saran dokter

7.Lakukan pemeriksaan tekanan darah beberapa kali dan catat hasilnya. Setiap kali pemeriksaan, lakukan dua hingga tiga kali pengukuran dengan jeda satu menit pada masing-masing pengukuran dan catat juga hasil pemeriksaan tekanan darah tersebut. Jika Anda memiliki alat pengukur tekanan darah digital dengan memori yang dapat menyimpan data pengukuran tekanan darah, data – data ini dapat Anda bawa serta ketika ke dokter.

Tag : hipertensi, tekanan darah
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top