Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Karya Banksy Dipajang Hotel Walled Off Betlehem

Karya seniman mural Banksy masih menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjug ke hotel Walled Off, Betlehem. Mereka akan dimanjakan dengan sejumlah karya seniman asal Inggris yang terpampang di dinding dan kamar hotel.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 27 Oktober 2018  |  17:31 WIB
Karya Banksy Dipajang Hotel Walled Off Betlehem

Bisnis.com, JAKARTA - Karya seniman mural Banksy masih menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjug ke hotel Walled Off, Betlehem. Mereka akan dimanjakan dengan sejumlah karya seniman asal Inggris yang terpampang di dinding dan kamar hotel.

Banksy memang menjadi ikon utama hotel sejak dibuka pada Maret 2017. Hotel tersebut kian terkenal setelah aksi sang seniman 'merusak' karyanya sendiri pada acara lelang di Paris beberapa waktu lalu.

Seperti dikutip dari Reuters (22/10/2018), karya bertajuk Girl With Red Balloon terajang sesaat setelah laku terjual di pelelangan Sotheby. Seorang kolektor perempuan tetap membelinya dengan harga US$1,7 juta meski kondisi lukisan telah berubah.

Setelah terajang karya tersebut diberi nama baru oleh pihak Banksy menjadi Love is in the Bin. Selain itu sang seniman juga mengklaim aksinya murni dilakukan pihaknya sendiri tanpa melibatkan pihak rumah lelang.

Bagi Banksy, The Walled Off Hotel yang terletak beberapa meter dari tembok pemisah Israel dan Palestina memiliki pemandangan terburuk dari seluruh hotel di dunia. Alasannya adalah setiap tamu akan disuguhkan pemandangan dinding terlarang di setiap kamarnya.

Bagi Israel, dinding tersebut hanyalah penbatas area Tepi Barat, sekaligus pelindung dari serangan Palestina. Sedangkan bagi Palestina, dinding tersebut dianggap sebagai simbol penindasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lukisan

Sumber : Reuters

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top