Benarkah Herpes Genital Menular Lewat Pemakaian Toilet Bersama?

Setidaknya sebanyak 417 juta orang di dunia mengalami herpes genital, yakni penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus Herpes simplex.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  14:26 WIB
Benarkah Herpes Genital Menular Lewat Pemakaian Toilet Bersama?
Herpes - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Setidaknya sebanyak 417 juta orang di dunia mengalami herpes genital, yakni penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus Herpes simplex.

Penyakit herpes genital tidak menyebabkan kematian, tetapi bersifat kronis dan dapat bertahan bertahun-tahun.

Pria dan wanita yang terinfeksi virus Herpes simplex melalui kontak seksual akan membuat virus tetap tinggal dalam tubuhnya. Inilah yang membuat herpes genital tidak dapat diobati secara permanen. Herpes genital memiliki kekambuhan dan harus diwaspadai penularannya.

Dokter spesialis kulit dan kelamin Wresti Indriatmi mengatakan bahwa herpes genital dapat disebabkan oleh virus Herpes simplex tipe 1 dan tipe. 2.

Adapun, tipe 1 ditularkan melalui seks oral. Sementara herpes genital tipe 2 ditularkan melalui hubungan seksual.

“Hanya hubungan seksual dan seks oral yang dapat menularkan herpes genital,” kata Wresti.

Dia mengatakan bahwa banyak mitos yang beredar di masyarakat bahwa herpes genital dapat menular melalui pemakaian toilet bersama atau menggunakan celana dalam bekas orang terinfeksi herpes genital, padahal hal itu tidak benar.

Herpes genital tipe 2 pada umumnya terjadi pada bagian kemaluan, sementara tipe 1 di bagian mulut karena aktivitas seks oral. Karena berbagai bentuk gaya dari aktivitas seksual, terkadang virus tipe 1 terdapat di genital dan sebaliknya.

“Pertama kali terkena herpes genital, tubuh akan menunjukkan gejala seperti sariawan atau lepuhan di bagian yang terinfeksi, yakni di mulut atau di kemaluan,” katanya.

Lepuhan itu kemudian menjadi pecah dan muncul keropeng hingga kulit sembuh.

Pada perempuan, herpes genital menyerang di sekitar vagina, uretra, serviks, atau di antara vagina dan dubur. Pada laki-laki, herpes genital dapat terjadi pada penis, kulit ujung, uretra, zakar, dan di antara penis dan dubur.

“Herpes genital tidak hanya menyerang fisik, tetapi juga psikis karena menimbulkan rasa malu dan tidak percaya diri antarpasangan,” kata Wresti lagi.

Namun, perlu diingat bahwa pengobatan dapat dilakukan untuk mengurangi kekambuhan penyakit yang periodik ini. Kekambuhannya biasanya terjadi tergantung pada daya tahan tubuh pasien.

Terapi bagi orang yang mengalami herpes genital adalah dengan obat-obatan seperti Acyclovir, Valcyclovir, Famcyclovir, dan lain-lain. Pemberian obat-obatan ini harus dilakukan dokter spesialis tergantung dengan kondisi pasien.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus, sakit, penyakit menular

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top