Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Doyan Makan Sayur dan Buah? Selamat, Anda Jauh Dari Risiko Diabetes Melitus Tipe 2

Pola makan dengan jenis makanan yang sehat sangat berpengaruh terhadap risiko penyakit diabetes melitus tipe 2.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  16:08 WIB
Ilustrasi Diabetes Melitus - Istimewa
Ilustrasi Diabetes Melitus - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Pola makan dengan jenis makanan yang sehat sangat berpengaruh terhadap risiko penyakit diabetes melitus tipe 2.

Orang yang secara konsisten mengonsumsi makanan yang berasal dari tumbuhan-tumbuhan seperti sayur dan buah memiliki risiko yang rendah untuk alami diabetes tipe 2.

Hal ini diungkapkan dalam JAMA Internal Medicine 2019.

Peneliti melakukan pemeriksaan terhadap sembilan studi yang telah diterbitkan sebelumnya dengan total 307.099 peserta, termasuk 23.544 orang yang menderita diabetes tipe 2. Semua jenis penelitian menggunakan kuesioner frekuensi makanan untuk menilai diet peserta.

Secara keseluruhan, orang yang konsisten pada pola makan nabati, vegetarian atau jenis nabati lainnya ternyata 23% berisiko lebih rendah untuk mengalami diabetes tipe 2 dibandingkan orang yang hanya sedikit mengonsumsi makanan nabati.

“Pola makan yang tinggi asupan sayur dan buah [nabati] dapat meningkatkan kesehatan metabolisme dan mengurangi risiko diabetes melalui banyak jalur seperti mencegah kenaikan berat badan berlebih, meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi peradangan, dan lain-lain,” kata  Qi Sun, peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Orang-orang yang makan beragam asupan makanan nabati yang sehat dapat menurunkan risiko diabetes bahkan ketika mereka bukan vegetarian ketat yang menghindari daging, unggas dan ikan atau juga vegan yang menghindari produk hewani seperti susu dan telur.

Akan tetapi, manfaat penurunan risiko ini tidak optimal apabila pola makan nabati masih disertai dengan makanan seperti kentang goreng, roti, dan nasi putih atau makanan tinggi karbohidrat.

"Karena itu, mengonsumsi makanan nabati sehat yang tidak diproses atau sedikit saja diproses, seperti buah-buahan, sayuran segar, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh, harus diutamakan," ujarnya.

Orang-orang dalam studi yang mengikuti saran ini dengan lebih banyak mengonsumsi campuran buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, 30% lebih kecil kemungkinannya untuk menderita diabetes tipe 2.

Dokter biasanya menyarankan pasien dengan diabetes tipe 2 untuk mengikuti diet rendah kalori, rendah lemak, dan rendah karbohidrat yang mencakup banyak buah-buahan segar, sayuran dan biji-bijian serta unggas dan ikan tanpa lemak.

Menambahkan lebih sayuran dan buahan utuh seperti brokoli, edamame, quinoa, minyak zaitun, almond, dan lain-lain dalam menu makanan adalah cara yang tepat untuk membantu mengelola diabetes tipe 2 dan berat badan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes makanan sehat

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top