Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ragam Penyakit karena Polusi Udara

Udara dengan polusi tinggi dan mengandung polutan mempengaruhi kesehatan sistem pernapasan jika terhirup terus menerus.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  11:06 WIB
Ilustrasi sakit asma - crabbscrosssurgery.nhs.uk
Ilustrasi sakit asma - crabbscrosssurgery.nhs.uk

Bisnis.com, JAKARTA – Udara dengan polusi tinggi dan mengandung polutan mempengaruhi kesehatan sistem pernapasan jika terhirup terus menerus.

 Demikian disampaikan dokter spesialis paru Elisna Syahrudin dari RSUP Persahabatan soal kesehatan sistem pernapasan akibat kualitas udara di Ibu Kota Jakarta yang kian memburuk.

 “Meskipun ada sistem atau mekanisme pertahanan paru yang menjamin saluran napas dan paru (sistem  respirasi atau pernapasan) tetap sehat, jika polusi  udara Jakarta tinggi maka tentu dapat mempengaruhi kesehatan sistem pernapasan,” terangnya saat dihubungi Bisnis.com, pada Rabu (31/7/2019).

 Dikatakan, jenis penyakit yang diakibatkan kualitas udara yang buruk akan sangat bergantung pada zat polutan yang dihirup dan durasi iritasi yang menyebabkan paru mudah terinfeksi oleh berbagai mikroorganisma seperti virus, bakteri, jamur akibat mekanisme pertahannya kurang baik.

 Menurut Elisna, berdasarkan tingkatannya, polutan dapat mengakibatkan gangguan yang bersifat jangka pendek (akut) dan lama (kronik).

“Gangguan akut lebih sering pada saluran napas atas misalnya rinitis atau asma. Polusi udara yang buruk menjadi faktor risiko untuk terjadi masalah pernapasan seperti PPOK (penyakit paru obstruktif kronis) dan salah satu faktor risiko untuk kanker

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dokter polusi udara polusi jakarta
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top