Hidangan di Plataran Menteng : Restoran kelas eksekutif/Bisnis-Dewi Andriani
Kuliner

Menteng Food : Mencicipi Kuliner Khas Indonesia di Tengah Nuansa Era Kolonial

Dewi Andriani
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 02:10
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Nuansa kolonial dengan sentuhan tradisional khas Indonesia yang memberi kesan homy, langsung terasa saat menjejakkan kaki di Plataran Menteng. Inilah tempat makan eksekutif yang berada di jalan H.O.S Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat.

Sesuai dengan konsep desain yang dihadirkan, Plataran Menteng menyajikan berbagai varian hidangan yang terinspirasi dari resep-resep tradisional serta mendapat pengaruh dari kuliner di era sejarah kolonial dan kuliner dari Asia.

Setiap sajian dimodifikasi ala Plataran dengan tetap mengedepankan cita rasa khas Indonesia. Salah satu menu andalannya ialah Dendeng Batokok, salah satu menu favorit Presiden Joko Widodo.

Dendeng Batokok disajikan dalam irisan tipis dan kering yang dibaluri sambal merah khas Plataran memberikan sensasi rasa renyah dan gurih.

Sugeng, Head Chef Plataran Menteng mengatakan untuk mendapatkan potongan dendeng yang tipis, pemotongannya menggunakan alat khusus berupa laser. Namun, agar potongannya rata, harus dilakukan dalam kondisi beku.

Potongan tersebut kemudian disusun di atas nampan dan dikeringkan di kitchen atau bisa juga di oven dengan suhu 35 derajat Celsius selama 24 jam. Setelah itu, langsung digoreng ke dalam minyak dengan suhu 150 derajat Celsius.

“Gorengnya sebentar saja di bolak balik kemudian diangkat agar garing dan tidak gosong. Saat ada pemesanan langung disajikan dengan tambahan sambal merah, yang diletakkan di wadah kayu berbentuk batok,” ujarnya.

Selain Dendeng Batokok, ada pula Nasi Goreng Keling yang menggunakan bahan tradisional seperti kluwek dipadu dengan biji zaitun dan disajikan dengan irisan udang dan ayam. Biasanya banyak yang menggunakan tinta cumi untuk memberi warna hitam, tetapi Plataran Menteng menggunakan rempah khas Indonesia sehingga cita rasanya begitu nikmat.

Beberapa menu yang disajikan di Plataran Menteng juga mendapatkan pengaruh dari menu ala Thailand yang menghadirkan cita rasa asem pedes yang segar dalam takaran rasa yang seimbang.

Begitu pula dengan minumannya yang menyegarkan, sebut saja Dosa. Namanya memang unik,  gabungan dari dua nama buah-buahan yaitu Kedondong dan Salak. Percampuran antara dua buah ini memberikan sensasi rasa menyegarkan ditambah dengan garnis jeruk nipis di atasnya.

Dengan fungsi lain sebagai sebuah tempat perhelatan, Plataran Menteng ideal untuk berbagai jenis acara baik formal maupun nonnformal seperti acara corporate gathering, product launching, lamaran, pernikahan, perayaan ulang tahun dan sebagainya.

Lantai pertama area Plataran Menteng menghadirkan nuansa keanggunan rumah era kolonial yang sudah berumur lebih dari 80 tahun. Area dengan fasilitas bar ini dapat menampung tamu sebanyak 100-120 orang.

Terbagi atas 2 area dining dan 2 ruang private, tepat di tengah area ini terdapat pohon mangga yang rindang beratapkan kaca tembus pandang serta dilengkapi piano yang menemani para tamu saat bersantap sambil menikmati suasana alam di dalam ruangan.

Lantai dua merupakan area untuk menjamu tamu sehingga lebih intim dengan kapasitas 100-150 orang. Area yang dilengkapi fasilitas musala ini terbagi menjadi 2 dining arealounge serta 5 ruang privat, 3 dari ruang privat tersebut dapat digabungkan.

Lantai tiga dapat menampung tamu sebanyak 60 orang yang terbagi menjadi 1 area dining dan lounge. Langit Menteng, area rooftop berkapasitas 15-20 orang, ditujukan bagi tamu yang ingin melepas lelah sambil menikmati terbenamnya matahari di sore hari bersama teman- teman sambil menikmati minuman dan makanan ringan.

Penulis : Dewi Andriani
Editor : Saeno
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro