Di Balik Alasan Kenapa Stres Bikin Gemuk

Mengurangi konsumsi makanan tidak sehat juga dapat membuat kulit lebih bercahaya dan Anda juga terlihat lebih baik secara penampilan.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 09 September 2019  |  16:12 WIB
Di Balik Alasan Kenapa Stres Bikin Gemuk
Stres - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA—Setiap orang menanggapi stres dengan cara yang berbeda. Salah satu respons stres yang sangat umum adalah makan secara emosional atau makan berlebihan.

Saat sedang stres orang cenderung mencari makanan yang mengandung pati, gula, lemak, garam, dan makanan-makanan penghibur lainnya. Padahal, makanan belum tentu menjadi solusi.

Dalam laporan Psychologytoday.com, disebutkan bahwa sesungguhnya makan berlebihan tidak akan membuat Anda menjadi lebih baik. Justru sebaliknya, ketika Anda tidak makan berlebihan, hal-hal baik bisa terjadi misalnya Anda merasa lebih sehat secara fisik.

Mengurangi konsumsi makanan tidak sehat juga dapat membuat kulit lebih bercahaya dan Anda juga terlihat lebih baik secara penampilan.

Makan berlebihan saat stres dianggap mampu membuat seseorang merasa nyaman karena hal itu termasuk dalam fantasi kontrol di dalam pikiran. Saat stres melanda, kita cenderung berpikir bahwa makan akan membuat semuanya menjadi lebih baik. Padahal itu tidak benar.

Untuk mengatasi makan berlebihan di kala stres, Anda sebaiknya belajar untuk menilai kehidupan sebagai kenyataan atau realitas.

Dalam realitas itu pasti ada hal-hal yang menyenangkan, dan ada pula yang tidak. Jangan fokus pada hal-hal yang di luar kendali Anda, tetapi belajar menghadapi masalah yang nyata dengan pikiran yang realistis. Hidup bukanlah pengalaman yang bebas rasa sakit.

Katakanlah tadinya Anda hanya memiliki 6 masalah dan kemudian memilih makan berlebihan, justru kini Anda akan memiliki 7 masalah. Anda tak perlu makan sebanyak-sebanyaknya untuk mengatasi masalah. Makan berlebihan saat stres hanya akan menambah masalah Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
stres

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top