FACT OR FAKE : Kacamata Ion Bisa Sembuhkan Minus dan Katarak? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Mata

Pernahkah Anda menonton iklan kacamata ion yang diklaim bisa menyembuhkan berbagai kondisi mata. Tayangan yang banyak muncul di sosial media itu tentu menggoda, apalagi dengan tawaran harga jual yang tidak terlalu besar.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 18 September 2019  |  16:18 WIB
Loading the player ...
Penjelasan dr. Ferdiriza Hamzah soal kacamata ion dan gangguan pada mata

Bisnis.com, JAKARTA -  Pernahkah Anda menonton iklan kacamata ion yang diklaim bisa menyembuhkan berbagai kondisi mata.

Tayangan yang banyak muncul di sosial media itu tentu menggoda, apalagi dengan tawaran harga jual yang tidak terlalu besar.

Namun, tak semua calon konsumen langsung mempercayai klaim tersebut. Buktinya, di laman alodokter.com muncul topik pertanyaan soal kacamata ion.

"Dok saya mau tanya saya prnah lihat merk2 kacamata dgn bingkai yang kandungannya anion dan infrared, klaimnya bisa mengurangi sakit kepala dan mengurangi mata minus. Apakah itu benar? Terima kasih dok," begitu pertanyaan dari Devika Putri yang diunggah di laman alodokter.com pada 2 Maret 2019, pukul 10:59 seperti dimonitor bisnis.com, Rabu (18/9/2019) pukul 15.49.

Atas pertanyaan itu, dr. Arnold Fernando menjelaskan meskipun banyak produk mengklaim seperti misalnya kacamata yang dapat memancarkan ion dan inframerah dapat mengurangi sakit kepala, mata minus,, ataupun masalah kesehatan lainnya ternyata klaim tersebut belum terbukti secara ilmiah melalui tahapan uji ilmiah yang dapat dipertanggng jawabkan kebenarnyan.

"Mata minus atau rabun jauh adalah suatu kondisi dimana seseorang kesulitan melihat suatu objek yang jaraknya jauh sehingga akan tampak buram, keadaan ini terjadi akibat berbagai macam faktor seperti misalnya tingkat kelonjongan bola mata yang terlalu lonjong sehingga akhirnya bayangan mata jatuh di depan retina, lalu bisa juga karena korena mata yang terlalu pipih. Dimana belum ada uji klinis dengan metode sahih yang bisa membuktikan bahwa ion dan infra merah tersebut dapat mengubah tingkat kelonjongan bola mata dan bentuk dari kornea mata, ataupun kondisi lainnya sehingga rabun jauh bisa menjadi baik," ujar dr. Arnold.

Tak hanya dr. Armold, ihwal kacamata ion juga ditanggapi dokter mata lainnya, yakni dr. Ferdiriva Hamzah yang mengunggah video penjelasannya di youtube.

Tak hanya itu, dr. Ferdi juga mengunggah klarifikasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia, PERDAMI.

"Surat pernyataan resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) terkait kacamata yang diklaim dapat menyembuhkan berbagai penyakit mata termasuk menyembuhkan minus, silinder, plus, glaukoma, dll," tulis Ferdi di akun twitternya.

Berikut pernyataan PERDAMI dimaksud"

Sama dengan penjelasan dr. Arnold di alodokter.com, dr. Ferdi juga menyebutkan soal gangguan anatomis pada mata minus, serta kondisi mata penderita katarak. 

Dalam paparannya Ferdi melontarkan pertanyaan menggelitik. soal kemampuan kacamata menyembuhkan kondisi anatomis mata.

Di luar itu, Ferdi mempersilakan jika ada masyarakat yang percaya khasiat kacamata ion. Namun ia mengingatkan agar masyarakat tetap memeriksakan dirinya ke dokter mata, agar kondisi matanya bisa diketahui secara medis. 

Saat tulisan ini dibuat, dr. Ferdi belum bisa dihubungi untuk memberikan keterangan lebih jauh. Permintaan wawancara melalui akun instagram dan akun twitter belum dijawab yang bersangkutan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan mata, Fact or Fake

Sumber : twitter/youtube/instagram

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top