Ini Keterampilan Hidup yang Dikhawatirkan Tak Dimiliki Remaja

Sebuah jajak pendapat di Inggris yang melibatkan 1.000 orang tua dengan anak berusia 13 tahun ke atas menyatakan, 6 dari 10 orang tua khawatir anak remaja mereka kekurangan keterampilan hidup yang esensial.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 06 November 2019  |  15:38 WIB
Ini Keterampilan Hidup yang Dikhawatirkan Tak Dimiliki Remaja
Sumber: Independent.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah jajak pendapat di Inggris yang melibatkan 1.000 orang tua dengan anak berusia 13 tahun ke atas menyatakan, 6 dari 10 orang tua khawatir anak remaja mereka kekurangan keterampilan hidup yang esensial.

Jajak pendapat ini menemukan banyak responden khawatir anak remaja mereka tidak tahu bagaimana menghadapi stres, kondisi finansial atau menjaga diri pada malam hari.

Seperlima dari responden mengatakan anak mereka tidak akan mampu menghadapi patah hati, sedangkan 16 persen berpikir anak mereka tidak akan mampu membela diri.

Mengatakan tidak jika mereka tidak ingin melakukan sesuatu, berbicara di depan umum dan bagaimana menunjukkan kepercayaan diri juga di antara keterampilan yang perlu dimiliki remaja modern.

Bahkan, banyak pula orang tua yang menyatakan anak mereka tidak dapat membaca peta, makan makanan seimbang atau menyetrika baju. Bekerja sebagai bagian dari sebuah tim, mengetahui bagaimana bersikap empati terhadap orang lain dan memiliki ketahanan juga merupakan keterampilan yang dikhawatirkan tidak dimiliki anak remaja.

"Ada banyak cara di mana anak muda saat ini dapat belajar keterampilan hidup yang penting untuk masa depan mereka," kata Claire Round dari National Citizen Service (NCS Trust), yang melakukan penelitian bersamaan dengan programnya untuk membantu anak usia 16-17 tahun, sebagaimana dilansir Independent, Rabu (6/11/2019).

"Meskipun penting bagi orang tua untuk ikut serta dalam mengajarkan kualitas seperti kesopanan, kepercayaan, dan kepercayaan diri, mereka tidak dapat bertanggung jawab untuk membentuk seluruh kepribadian dan karakteristik anak mereka," lanjutnya.

Survei juga menemukan satu dari enam responden tidak berpikir anak remaja mereka dapat mengatur waktu mereka sendiri secara efektif, memahami suku bunga, memasak makan malam panggang atau membangun skor kredit yang baik.

Sementara itu 29 persen dari mereka yang disurvei paling khawatir tentang anak mereka yang memiliki keterampilan emosional untuk mengatasi situasi yang sulit, 22 persen juga khawatir anak-anak mereka tidak memiliki keterampilan praktis.

Selain itu, 63 persen orang tua berpikir sekolah memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan hal-hal seperti bagaimana cara menghemat uang, bagaimana berbicara di depan umum dan bagaimana menjadi teman yang baik.

Tujuh dari 10 mengatakan bahwa paling penting bagi anak-anak mereka untuk belajar keterampilan keuangan, sementara 63 persen menginginkan mereka untuk dapat mengelola emosi mereka secara efektif.

Hampir tiga perempat (73 persen) setuju bahwa anak mereka harus melalui pengalaman yang menantang sebagai remaja untuk membangun karakter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
parenting

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top