Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pelecehan Seksual : Dua Pemain "Leaving Neverland" Tuntut Perusahaan Michael Jackson

Dua pria dalam film dokumenter 2019 yang menuduh pelecehan seksual oleh Michael Jackson diberikan lampu hijau untuk mengajukan klaim terhadap dua perusahaan Jackson.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 06 Januari 2020  |  02:03 WIB
Patung lilin Michael Jackson di Museum Madame Tussaud - madametussauds.com
Patung lilin Michael Jackson di Museum Madame Tussaud - madametussauds.com

Bisnis.com, JAKARTA - Dua pria dalam film dokumenter 2019 yang menuduh pelecehan seksual oleh Michael Jackson diberikan lampu hijau untuk mengajukan klaim terhadap dua perusahaan Jackson.

Dilansir Reuters, Minggu (5/1/2020), pengadilan banding di California, Amerika Serikat, memutuskan bahwa Wade Robson dan James Safechuck, yang muncul di film berjudul “Leaving Neverland” itu, dapat mengajukan tuntutan karena adanya perubahan hukum di California.

Robson dan Safechuck mengatakan bahwa mereka berteman dengan Jackson dan dilecehkan olehnya sejak usia 7 dan 10 tahun pada awal 1990-an.

Kendati demikian, keluarga penyanyi tersebut membantah klaim dan menganggap film itu sebagai hukuman mati tanpa pengadilan.

Jackson dibebaskan dari pengadilan di California pada 2005 atas tuduhan menganiaya bocah laki-laki berusia 13 tahun.

Pengadilan yang lebih rendah telah menolak tuntutan hukum yang diajukan oleh keduanya karena undang-undang pembatasan usia di California mengharuskan tuntutan kekerasan seksual masa kanak-kanak diajukan sebelum ulang tahun ke-26. 

Namun, undang-undang hasil revisi, yang mulai berlaku pada 1 Januari memperpanjang periode pengajuan sampai ulang tahun ke-40.

Vince Finaldi, pengacara kedua pria tersebut, mengatakan, pihaknya senang bahwa pengadilan telah mengakui perlindungan korban pelecehan seksual di bawah undang-undang baru dengan memperpanjang batasan umur korban.

“Kami berharap dapat berbagi fakta tentang penyalahgunaan mengerikan James Safechuck dan Wade Robson dengan juri,” tambah Finaldi.

Sementara itu, pengacara untuk perkebunan Jackson, Howard Weitzman, mengatakan bahwa pihaknya yakin kedua tuntutan hukum terhadap MJJ Productions dan MJJ Ventures akan diberhentikan.

"Putusan Pengadilan Banding hanya menghidupkan kembali tuntutan hukum terhadap perusahaan Michael Jackson, yang secara tidak masuk akal mengklaim bahwa karyawan Michael entah bagaimana bertanggung jawab atas pelecehan seksual yang tidak pernah terjadi," ujarnya.

Pengadilan banding mengatakan bahwa pihaknya tidak memutuskan kebenaran dugaan Robson dan Safechuck, tetapi melibatkan tuduhan dari pola pelecehan seksual anak selama bertahun-tahun oleh Michael Jackson.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

michael jackson Pelecehan Seksual

Sumber : Reuters

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top