Jumlah Nomine Kulit Hitam Oscar 2020 Terendah Dalam 3 Tahun

Setelah mendapat kritik keras karena nihilnya perempuan dalam nominasi Sutradara Terbaik (Best Director), Oscar juga dinilai tidak menghadirkan keragaman orang-orang kulit berwarna dalam keseluruhan kategori secara umum.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 26 Januari 2020  |  10:02 WIB
Jumlah Nomine Kulit Hitam Oscar 2020 Terendah Dalam 3 Tahun
Piala Oscar - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Ajang penghargaan bergengsi Academy Awards atau Oscar 2020 dinilai tidak berhasil membawa keragaman ke dalam nominasi yang telah diumumkan.

Setelah mendapat kritik keras karena nihilnya perempuan dalam nominasi Sutradara Terbaik (Best Director), Oscar juga dinilai tidak menghadirkan keragaman orang-orang kulit berwarna dalam keseluruhan kategori secara umum.

Bila ditelisik lebih jauh, jumlah nomine berkulit hitam pada Oscar 2020 merupakan level terendah dalam 3 tahun terakhir. Hanya 5 orang yang masuk dalam nominasi tahun ini. turun dari 15 orang pada 2019, 13 orang pada 2018, dan 18 orang pada 2017.

Pada tahun ini, satu-satunya nominasi akting yang diisi oleh kulit hitam adalah kategori aktris terbaik (Best Actress) yakni Cynthia Erivo dalam film Harriet (2019).

Film ini juga menyumbangkan nama komposer Joshuah Brian Campbell yang juga berkulit hitam untuk kategori lagu terbaik (Best Original Song).

Nominasi kulit hitam lainnya termasuk Ladj Ly untuk film Les Miserables (2019) dalam kategori film internasional terbaik (Best International Feature Film).

Terakhir, nama Matthew A. Cherry dan Karen Rupert Toliver dalam film Hair Love untuk kategori animasi pendek terbaik (Best Animated Short).

“Rasanya saya seperti punya tanggung jawab untuk mewakili semua orang kulit berwarna yang telah melakukan pekerjaan luar biasa tahun ini,” kata aktor Cynthia Erivo seperti dikutip Variety, Minggu (26/1/2020).

“Saya berharap semoga ini bisa menjadi contoh mengapa kita perlu merayakan orang-orang dengan kulit berwarna. Harus lebih diperhatikan bagaimana kita memilih mereka dan bagaimana kita memilih orang-orang yang dinominasikan. Kami perlu melihat beberapa perubahan,” imbuhnya.

Kurangnya nominasi kulit hitam muncul setelah Academy of Motion Pictures, Arts, and Sciences (AMPAS) bersusah payah untuk mendiversifikasi badan pemilihannya.

Organisasi ini telah memperluas peran pemungutan suara setelah gagal mencalonkan aktor dari non-kulit putih pada 2015 dan 2016, sebuah langkah yang menghasilkan gerakan di internet dengan tagar #OscarsSoWhite.

Sejak saat itu, Academy telah menambahkan sekitar 2.000 anggota dan meningkatkan persentase anggota minoritas dari 8% pada 2015 menjadi 16% pada 2018. Akan tetapi, tetap muncul beberapa kontroversi di dalamnya.

Adapun, kurangnya keragaman dalam Oscar 2020 yang dinilai mengecewakan oleh beberapa pemilih Oscar disebabkan ada banyak judul film bagus yang melibatkan orang-orang kulit hitam, seperti Just Mercy, Dolemite is My Name, Waves, dan Clemency, tetapi tidak mendapatkan tempat.

Ini juga dinilai merupakan kemunduran setelah dua dari empat kategori akting teratas pada 2019 dimenangkan oleh pemain kulit hitam, yakni aktris Regina King sebagai pemenang kategori Best Supporting Actress dan Mahershala Ali sebagai pemenang Best Supporting Actor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
academy awards, piala oscar, film hollywood

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top