Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pakai Masker Tak 100 Persen Cegah Penularan Virus Corona

Ternyata memakai maskter tidak menjamin Anda aman dari penularan virus
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  13:37 WIB
Karyawan menggunakan masker saat beraktivitas di Terminal 3 Keberangkatan Internasional, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (27/1/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan menggunakan masker saat beraktivitas di Terminal 3 Keberangkatan Internasional, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (27/1/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu imbauan untuk pencegahan penularan virus corona yang selama ini dikenal adalah memakai masker. 

Tapi, ternyata pemakaian masker tak 100 persen mampu mencegah penularan virus tersebut.

Asisten profesor penyakit menular anak di NYU Langone, New York, Amerika, Dr. Vanessa Raabe mengatakan, masih ada potensi partikel menular terhirup melalui sekitar masker.

Masker membantu mencegah individu sakit menyebarkan penyakitnya ke orang lain, namun ini tidak menjamin untuk melawan infeksi.

"Ada beberapa bukti transmisi (virus) dari orang ke orang, tetapi belum jelas apakah patogen itu yang menyebarkan atau melalui kontak langsung," kata dia seperti dilansir New York Post.  "Kami berasumsi patogen mungkin dapat menyebar di udara untuk jarak pendek," imbuh Raabe seperti dikutip dari Antara.

Untuk saat ini, Raabe merekomendasikan orang-orang rajin mencuci tangan, menghindari memegang mata, hidung atau mulut Anda, menutup batuk atau bersin dengan lengan atas daripada telapak tangan.

"Pada dasarnya tindakan pencegahan yang harus kita ambil untuk mencegah penularan penyakit atau virus lain, seperti flu," tutur dia.

Hal senada mengenai masker juga diutarakan profesor virologi molekular di Universitas Nottingham, Inggris, Jonathan Ball. Menurut dia, secara umum masker tidak membantu sama sekali untuk mencegah Anda terkena virus.

"Jika Anda tidak menggantinya secara teratur, masker bisa berpotensi menjebak virus dan akhirnya virus bergerak melalui masker ke saluran pernapasan Anda," kata dia seperti dilansir The Telegraph.

Di sisi lain, ahli penyakit menular dari Johns Hopkins Center, Baltimore, Amerika, Amesh A. Adalja seperti dilansir laman Prevention menuturkan, masker setidaknya bisa mencegah air ludah ataupun partikel yang keluar dari bersin dan batuk mengenai wajah atau mulut Anda.

Virus corona bisa menyebar dari orang yang terinfeksi ke orang lainnya melalui udara misalnya dari batuk dan bersin atau dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata Anda sebelum mencuci tangan.

Selain itu, menggunakan masker bisa mencegah Anda menyentuh mulut dan hidung secara langsung, menurut ahli penyakit menular dari Vanderbilt University School of Medicine, William Schaffner.

Tetapi yang harus Anda ingat, masker tidak dirancang untuk Anda gunakan selama delapan jam per hari.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top