Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cek Fakta : Perempuan Bermata Minus Tidak Bisa Melahirkan Normal

Dokter spesialis mata dr. Zoraya Ariefia Feranthy, SpM mengatakan tidak ada bukti ilmiah yang kuat jika mengejan dapat membuat retina mata lepas atau sobek.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 April 2020  |  07:14 WIB
Ilustrasi - Fashionmio
Ilustrasi - Fashionmio

Bisnis.com, JAKARTA - Selama ini, perempuan bermata minus selalu khawatir jika akan melahirkan normal. Pasalnya, ada informasi yang menyebutkan jika perempuan bermata minus tidak bisa melahirkan normal.

Dokter spesialis mata dr. Zoraya Ariefia Feranthy, SpM mengatakan tidak ada bukti ilmiah yang kuat jika mengejan dapat membuat retina mata lepas atau sobek. Hal ini lah yang sering dikhawatirkan oleh para dokter kandungan saat pasien bermata minus ingin melahirkan normal.

""Baik perempuan dan laki-laki, semua memiliki risiko retina mata sobek atau lepas. Tapi enggak ada tuh kaitan langsungnya antara melahirkan dengan syaraf retina sobek," kata Zoraya dalam Instagram Live "Menjaga Kesehatan Mata Anak di Era Digital", Rabu.

Menurut Zoraya, semua orang yang memiliki mata dengan minus tinggi berisiko mengalami retina sobek. Ia menerangkan bahwa beberapa tahun belakangan, dokter kandungan sudah jarang yang mengkhawatirkan hal itu.

"Yang perlu diperhatikan adalah kalau retina matanya memang sudah sobek, dari penelitiannya enggak pernah ada yang menyatakan ini. Saat bangun bagi bisa saja koko mata tiba-tiba gelap karena retinanya lepas. Makin ke sini jarang ada dokter obgyn yang mengatakan itu," jelasnya.

Zoraya juga menyebutkan ciri-ciri seseorang yang retinanya sobek atau lepas. Biasanya, penglihatan akan terganggu seperti ada rambut.

"Kelihatannya kayak ada rambut terbang-terbang, kalau udah parah kayak ada tirai hitam di mata. Kalau kerusakannya luar mata gelap banget," ujar Zoraya.

Retina lepas atau sobek bisa disembuhkan dengan cara operasi. Jika tidak terlalu parah, bisa dipulihkan dengan menggunakan laser.

"Biasanya ini terjadi pada orang dewasa, kalau anak-anak jarang. Sembuh bisa dengan operasi tergantung kerusakannya. Bisa juga menggunakan laser di daerah sobeknya. Kalau sampai lepas ya harus operasi agar bisa menempel kembali," jelas Zoraya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

melahirkan mata

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top