Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cara Meredakan Sakit Tumbuh Gigi Pada Bayi

Saat bayi sedang tumbuh gigi, sering sekali disertai demam dan tangisan yang terkadang sulit dimengerti oleh orang dewasa.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  12:50 WIB
Gigi bayi tumbuh - wikipedia
Gigi bayi tumbuh - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA -- Bayi Anda mungkin tumbuh gigi pertamanya tanpa masalah sama sekali, tetapi bagi kebanyakan bayi (dan orang tua mereka) kadang-kadang itu tidak menyenangkan.

Jika gigi bayi Anda sedang dalam fase tersebut, Anda mungkin memperhatikan beberapa tanda-tanda tumbuh gigi seperti  gusi merah dan bengkak merah, pipi atau muka memerah, menggosok-gosok, menggigit atau menghisap, menggosok telinganya di sisi yang sama dengan gigi yang tumbuh, tidur terganggu selama tidur siang dan di malam hari, tidak mau makan juga mudah tersinggung dan gelisah.

Mungkin saja bayi Anda juga mengalami sedikit peningkatan suhu sebelum gigi patah. Namun, tumbuh gigi tidak boleh menyebabkan penyakit serius jadi jika Anda khawatir, temui dokter Anda karena itu bisa berupa virus atau penyakit lain yang menyebabkan gejalanya.

Gigi bayi Anda mulai tumbuh ketika ia berada di dalam rahim Anda, ketika kuncup gigi terbentuk di gusinya. Sekarang giginya muncul melalui gusinya. Inilah yang menyebabkan mereka sakit dan mungkin lunak dan bengkak. Tekanan pada gigi bayi Anda dari mengunyah bisa menghilangkan rasa sakitnya. Meskipun demikian, gusi bayi Anda akan sangat sensitif. Inilah sebabnya dia mungkin berpaling dari payudara atau botol Anda saat dia tumbuh gigi.

Memberi bayi Anda sesuatu yang dingin untuk digigit bisa menghilangkan tekanan dan meredakan gusi yang meradang. Anda dapat mencoba ide-ide seperti:

1.Mengusapkan jari bersih ke gusi bayi yang sakit untuk meredakan rasa sakit sementara.

2.Berikan bayi Anda teether.

Teether berbahan dasar silikon lebih baik daripada produk berisi cairan, yang bisa bocor dan tidak bisa disterilkan. Anda bisa mencoba meletakkan cincin tumbuh gigi di lemari es untuk sementara waktu sebelum memberikannya kepada bayi Anda sehingga mematikan rasa sakit. Jangan memasukkannya ke dalam freezer, karena ini dapat merusak gusi bayi Anda.

3.Jika bayi Anda sudah disapih, Anda juga bisa membiarkannya mengunyah makanan lunak yang dingin seperti pisang dan mentimun selama Anda berada di dekatnya. Hindari makanan keras yang bisa pecah berkeping-keping dan menyebabkan bayi Anda tersedak.

4.Anda juga bisa mencoba air dingin dalam botol atau, jika dia lebih suka, cangkir makanan. Jika dia sudah cukup tua untuk makanan padat, cobalah menawarkan pure buah dingin atau yoghurt polos. Namun, ada saat-saat bayi Anda akan menolak semua ini dan menginginkan yang tidak lebih dari pelukan.

Tidak ada tanggal pasti kapan gigi pertama bayi Anda akan tiba. Kebanyakan bayi mulai tumbuh gigi sekitar enam bulan, tetapi itu bisa terjadi kapan saja. Beberapa bayi dilahirkan dengan gigi, sedangkan yang lain harus menunggu sampai setelah ulang tahun pertama mereka. Namun, kemungkinan si kecil Anda akan memiliki semua gigi susunya pada saat ia berusia tiga tahun.

Anak perempuan sering mendapatkan gigi mereka sedikit lebih awal daripada anak laki-laki. Bayi Anda kemungkinan akan mendapatkan sekitar satu gigi baru sebulan antara usia enam bulan dan 30 bulan. Jadi cukup banyak waktu yang dihabiskan untuk tumbuh gigi selama dua tahun!

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gigi bayi
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top