Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hindari Insecure, Ini Tipsnya

Perasaan tidak aman (insecure) merupakan salah satu istilah dalam dunia kesehatan mental yang kini menjadi perhatian bagi banyak masyarakat, khususnya saat pandemi Covid-19 melanda.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  10:57 WIB
Ilustrasi insecure
Ilustrasi insecure

Bisnis.com, JAKARTA — Perasaan tidak aman (insecure) merupakan salah satu istilah dalam dunia kesehatan mental yang kini menjadi perhatian bagi banyak masyarakat, khususnya saat pandemi Covid-19 melanda.

Psikolog Klinis, Oriza Sativa mengatakan bahwa kondisi insecure merupakan salah satu kondisi mental ketika kamu merasa cemas dan takut secara berlebihan sehingga kamu melakukan sesuatu dengan berhati-hati.

Bahkan, terkadang seseorang yang mengalami insecure sering menaruh curiga pada orang lain maupun lingkungan di sekitarnya.

“Insecure, semacam syndrome atau kumpulan gejala. Bentuknya suatu gejala di mana seseorang merasa tidak percaya diri dengan dirinya, tidak percaya dengan kemampuan diri, dan dengan keadaan atau orang lain. Ketidak mampuan diri salah satunya dia tidak bisa menilai dirinya dengan positif,” tuturnya kepada Bisnis, Senin, (22/6).

Menurutnya, pandemi Covid-19 memang menjadi salah satu penyumbang akan terjadinya insecure, tetapi dia mengatakan bahwa isu kesehatan tersebut bukanlah satu-satunya faktor yang mendorong gejala insecure di masyarakat.

“Jadi, kalau ditanya apakah menjadi suatu penyumbang atau kontribusi terjadinya insecure, jelas iya. Karena isu kesehatan itu momok utama yang ditakuti manusia pada umumnya, tetapi, ada faktor lain juga yang dapat menjadi pendorong [insecure]. Misalnya isu ekonomi, isu personal, isu kehilangan itu bisa menjadi beban emosional yang besar” terangnya.

Oriza melihat bahwa ketika seseorang mengalami insecure tanda yang paling terlihat adalah merasa rendah diri. Menurutnya, seseorang perlu untuk mengenali dan mencintai diri sendiri agar tidak mengalami kondisi insecure yang menyebabkan gangguan psikologis pada kesehatan.

“Kita harus paham kekurangan kita, setidaknya pahami kondisi kita, kadang kita hidup seperti zombie [melakukan rutinitas stagnan] hingga kita tidak tau apa yang kita cari di hidup dan siapa diri kita, atau kelebihan dan kekurangan. Salah satu meminimalisir insecure dengan mengetahui diri kita siapa, agar tau lebih dan kurang kita apa?” tuturnya.

Dilansir dari Good Therapy, tidak ada penyebab pasti seseorang merasa insecure terhadap diri maupun kehidupannya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang selalu merasa insecure pada dirinya, seperti trauma, memiliki masalah pada penampilannya atau alami body dysmorphic disorder, dan kepercayaan diri yang rendah, sehingga perlu untuk mengenali tanda diri ketika merasa insecure.

Tidak hanya itu, faktor ekonomi seseorang, lingkungan, dan hubungan sosial bisa menyebabkan seseorang alami rasa insecure. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, insecure sebabkan gangguan kesehatan mental, seperti depresi, gangguan kepribadian batas ambang, mengalami gangguan kecemasan, alami paranoid, gangguan makan, dan masalah pada body image. Lakukan beberapa hal ini untuk dapat melakukan untuk mengatasi insecure, seperti:

1. Selalu Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Meningkatkan rasa percaya diri menjadi cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa insecure yang kamu alami. Tidak ada salahnya untuk semakin mengenali diri kamu agar kamu semakin percaya diri.

2. Pilih Lingkungan dengan Suasana yang Baik

Tidak ada salahnya untuk memilih lingkungan yang baik agar terhindar dari perasaan insecure. Sebaiknya, pilihlah lingkungan yang membangun percaya diri dan body image kamu menjadi positif agar terhindar dari kondisi insecure.

Itulah cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari insecure. Namun, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan pada profesional, seperti psikolog atau dokter untuk mengatasi masalah gangguan kesehatan yang dialami. Kamu dapat mencari dokter dan bertanya langsung pada rumah sakit terdekat agar kondisi ini dapat segera diatasi

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

psikologi psikiater
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top