Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mantan Karyawan Buka Suara, Rating Acara Ellen DeGeneres Anjlok

Penganiayaan terhadap karyawan telah menurunkan rating acara talkshow Ellen DeGeneres.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  15:13 WIB
Ellen DeGeneres dalam pemutaran perdana film Finding Dory di Hollywood - Reuters
Ellen DeGeneres dalam pemutaran perdana film Finding Dory di Hollywood - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Rating Talkshow Ellen DeGeneres di AS telah anjlok setelah reaksi dari Buzzfeed News yang merinci budaya tempat kerja yang tidak baik.

Dikutip dari Stuff.co.nz, Jumat (7/8/2020), Metrik penayangan untuk pekan yang berakhir 26 Juli turun 9 persen dari minggu sebelumnya, berdasarkan Nielsen, dan mengejutkan telah terjadi penurunan hingga 29 persen dari minggu yang sama musim panas lalu.

Saat ini, semakin banyak mantan karyawan dan satu staf yang telah berbicara tentang pengalaman pelanggaran, rasisme, dan intimidasi di tempat kerja oleh produser eksekutif dan orang terdekat DeGeneres.

Komedian berusia 62 tahun itu telah mengeluarkan permintaan maaf atas penganiayaan karyawannya dan mengatakan produser utama Ed Glavin meninggalkan pertunjukan.

Warner Media, yang memproduksi acara tersebut, dilaporkan telah melakukan penyelidikan internal. Meskipun peringkat untuk acara bincang-bincang biasanya lebih rendah saat musim panas berulang, penurunan peringkat DeGeneres tajam.

Sejak diluncurkan pada 2003, The Ellen DeGeneres Show telah memenangkan 61 Daytime Emmy Awards dan secara konsisten menjadi salah satu kesuksesan terbesar televisi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ellen degeneres acara televisi
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top