Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Obat Semprot Hidung Ini Diklaim Mampu Atasi Covid-19 dengan Cepat

Dengan meningkatkan respons kekebalan alami musang dengan pengobatan kami, kami telah melihat pemberantasan virus yang cepat."Kami kagum dengan betapa efektifnya pengobatan kami," ujar Dr Christophe Demaison, direktur pelaksana Ena Respiratory. 
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 29 September 2020  |  12:31 WIB
Sel virus Corona - Istimewa
Sel virus Corona - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Para peneliti menemukan cara mudah untuk mengatasi virus corona dengan gejala ringan seperti flu. Caranya cukup memakai obat semprot hidung baru yang tengah dikembangkan bioteknologi Australia, Ena Respiratory bekerja sama dengan Public Health England. 

Melansir Metro UK, Selasa (29/9/2020), produk yang diberi nama INNA-051 dan disemprotkan ke hidung sekali atau dua kali seminggu tersebut diklaim dapat mengurangi replikasi virus hingga 96 persen dalam penelitian pada hewan yang diterbitkan pagi ini.

Dengan meningkatkan respons kekebalan alami musang dengan pengobatan kami, kami telah melihat pemberantasan virus yang cepat."Kami kagum dengan betapa efektifnya pengobatan kami," ujar Dr Christophe Demaison, direktur pelaksana Ena Respiratory. 

Jika manusia merespons dengan cara yang sama, lanjut dia, manfaat pengobatan berlipat ganda. Orang yang terpapar virus kemungkinan besar akan segera sembuh terurama mereka yang bergejala ringan. 

Menurut Demaison obat ini sangat relevan untuk anggota masyarakat yang rentan. Selain itu, kecepatan respons itu berarti bahwa individu yang terinfeksi tidak mungkin menularkannya, artinya penularan komunitas dihentikan dengan cepat. :Semprotan INNA-051 bekerja dengan merangsang sistem kekebalan bawaan, garis pertahanan pertama melawan invasi. patogen ke dalam tubuh," bebernya.

Dengan meningkatkan respons kekebalan sebelum infeksi, kemampuan Covid-19 untuk menginfeksi musang dalam penelitian tersebut secara dramatis berkurang. Studi ini memberikan bukti bahwa INNA-051 dapat digunakan sebagai metode terapi pencegahan antivirus yang berdiri sendiri, melengkapi program vaksin. Ena Respiratory telah mengumpulkan AUD11,7 juta dari investor dan, berdasarkan studi toksisitas yang berhasil dan persetujuan peraturan, perusahaan dapat siap untuk mengujinya pada manusia dalam waktu kurang dari empat bulan. 

Dukungan dalam mengembangkan pengobatan baru ini telah dipimpin dari Dana Komersialisasi Riset Medis Australia, dana investasi ilmu hayati terbesar di Australia. Perusahaan ini segera mencari dana tambahan untuk mempercepat pengembangan dan distribusi obat semprot hidung di seluruh dunia.

Dr Chris Nave, kepala eksekutif dari dana tersebut mengatakan vaksin pada akhirnya adalah solusi utama untuk memerangi Covid-19, namun pemerintah perlu mengembangkan pendekatan pengobatan yang berbeda untuk memastikan mereka memiliki berbagai pilihan, jika vaksin terbukti sulit dipahami atau membutuhkan waktu lebih lama untuk dikembangkan.

INNA-051 sedang dalam pengembangan untuk mempromosikan resistensi terhadap epidemi virus pernapasan yang lebih luas. Tidak seperti vaksin yang ditargetkan untuk jenis tertentu, semprotan ini dirancang agar efektif untuk semua jenis infeksi saluran pernapasan. Dr Chris Smith, direktur dewan Ena Respiratory, mengatakan obat semprot hidung mereka memiliki potensi luar biasa untuk memerangi Covid-19 dan pandemi di masa depan.

"INNA-051 memanfaatkan respons imun bawaan non-spesifik yang berarti efektif melawan spektrum virus yang luas," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Obat Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top