Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vaksin Virus Corona Siap Dibagikan, Bisakah Dunia Kembali Normal?

Pemberian vaksin virus corona (Covid-19) bakal diprioritaskan bagi kelompok yang rentan, lalu bagaimana dengan kelompok usia muda?
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 18 Oktober 2020  |  01:04 WIB
rnSeorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19, dalam tur media yang diorganisir pemerintah di Beijing, China, 24 September 2020. - Antara/Reuters\\r\\n
rnSeorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19, dalam tur media yang diorganisir pemerintah di Beijing, China, 24 September 2020. - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Vaksin virus corona (Covid-19) akan didistribusikan paling cepat pada saat Natal tahun ini dan masih disuntikkan kepada orang-orang yang rentan terinfeksi.

Ketua Tim Satgas Vaksin Inggris, Kate Bingham mengungkapkan dalam perencanaan mereka, vaksin masih diprioritaskan bagi orang-orang yang rentan. Persediaan vaksin yang terbatas membuat pemerintah harus memutuskan siapa yang harus mendapatkannya, dan kapan.

Kate Bingham juga mengatakan vaksin virus corona tidak akan menjadi "peluru perak" yang akan membuat kehidupan kembali normal dalam semalam. Dia memperingatkan bahwa itu tidak mungkin melindungi semua orang dari infeksi.

Bingham mengatakan dia optimistis  bahwa vaksin yang bisa mengurangi tingkat keparahan bagi orang-orang yang terinfeksi virus corona, khususnya pada kelompok yang rentan.

Vaksin virus corona, kata Bingham, tidak akan  disuntikkan secara tunggal, tetapi akan disuntikkan secara berulang dan mungkin akan disuntik dalam setiap beberapa tahun.

Kapan dunia bisa kembali normal?

Bingham mengatakan sulit untuk menentukan tanggal pasti kapan kehidupan normal dapat dilanjutkan - terutama tanpa mengetahui jenis vaksin apa yang akan tersedia, berapa banyak dosis yang akan dibutuhkan, seberapa efektif dan kelompok usia mana yang mungkin bekerja paling baik.

"Perasaan yang selalu bertanya-tanya kapan dunia bisa kembali normal selalu ada. Tentu saja itulah dunia normal menjadi harapan saya. Namun, kami tidak memiliki data untuk memastikan bahwa itu akan terjadi dan juga tidak akan dalam semalam," seperti dikutip dari BBC, Sabtu (17/10/2020).

Satu kekhawatiran, katanya, adalah bahwa pengerjaan vaksin harus dimulai lagi dari awal jika virus itu cukup bermutasi di masa depan.

Namun, dia berharap pada tahun 2022 tidak perlu lagi orang-orang memakai masker wajah, dan lebih percaya diri bahwa kita dapat membawa pada tahun 2022 dengan pertemuan dan pesta keluarga.

Orang mungkin juga bisa pergi pada liburan musim panas tahun depan, dia memperkirakan - meskipun mungkin tidak mudah untuk pergi melalui udara, tergantung pada seberapa efektif vaksin apa pun.

Pemerintah Inggris mengharapkan agar sebanyak mungkin orang mengakses vaksin Covid-19. Sementara itu, pemerintah Skotlandia mengatakan pekerjaan membuat vaksin sudah berjalan dengan baik dan kini pihaknya memastikan jalur distribusi untuk menyebarkan vaksin virus corona ketika vaksin tersebut tiba bisa dipakai secara luas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Virus Corona Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top