Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pfizer Siap Vaksinasi Covid-19 di 4 Negara Bagian AS Ini

Pfizer telah meluncurkan program pengiriman percontohan untuk vaksin Covid-19 eksperimental di empat negara bagian AS, karena produsen obat tersebut berupaya mengatasi tantangan distribusi yang ditimbulkan oleh persyaratan penyimpanan ultra-dinginnya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 18 November 2020  |  06:55 WIB
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer. - Antara/Reuters
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pfizer, produsen obat, yang kandidat vaksinnya memiliki kemanjuran 90%, akan menjalankan program vaksinasi pertama di Rhode Island, Texas, New Mexico dan Tennessee.

Pfizer telah meluncurkan program pengiriman percontohan untuk vaksin Covid-19 eksperimental di empat negara bagian AS, karena produsen obat tersebut berupaya mengatasi tantangan distribusi yang ditimbulkan oleh persyaratan penyimpanan ultra-dinginnya.

Produsen obat AS tersebut mengatakan telah memilih Rhode Island, Texas, New Mexico, dan Tennessee untuk program tersebut karena perbedaan dalam ukuran keseluruhan, keragaman populasi dan infrastruktur imunisasi, serta kebutuhan negara bagian untuk menjangkau individu di berbagai perkotaan dan pedesaan. pengaturan.

“Empat negara bagian yang termasuk dalam program percontohan ini tidak akan menerima dosis vaksin lebih awal daripada negara bagian lain berdasarkan uji coba ini, juga tidak akan menerima pertimbangan yang berbeda,” kata Pfizer dalam sebuah pernyataan dilansir dari Guardian.

“Kami berharap hasil dari uji coba pengiriman vaksin ini akan menjadi model bagi negara bagian AS lainnya dan pemerintah internasional, karena mereka bersiap untuk mengimplementasikan program vaksin Covid-19 yang efektif.”

Seminggu yang lalu, Pfizer merilis data awal tentang vaksinnya yang dikembangkan dengan mitra Jerman BioNTech SE yang menunjukkan keampuhan lebih dari 90%.

Vaksin Pfizer harus dikirim dan disimpan pada suhu -70 derajat Celcius (-94 ° F), jauh di bawah standar untuk vaksin dua hingga delapan derajat Celcius (36-46 ° F).

Sebelumnya pada hari Senin, saingannya Moderna Inc mengatakan vaksin eksperimentalnya memiliki kemanjuran 94,5% dalam mencegah Covid-19 berdasarkan data sementara dari uji coba tahap akhir, meningkatkan harapan bahwa vaksin untuk melawan penyakit mungkin siap untuk digunakan segera. Vaksin Moderna tidak memerlukan pembekuan ultra dingin, sebuah faktor yang terbukti menjadi keuntungan utama atas produk Pfizer.

Baik vaksin Pfizer dan Moderna menggunakan teknologi baru yang disebut RNA messenger sintetis untuk mengaktifkan sistem kekebalan terhadap virus.

Sementara itu, para ahli telah menyuarakan keprihatinan tentang tantangan distribusi yang terkait dengan vaksin Pfizer karena persyaratan penyimpanan khususnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pfizer Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top