Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Wuhan Temukan Kandungan Covid-19 pada Daging dan Ikan Beku

Pemerintah Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, melakukan investigasi epidemiologis setelah ada dugaan kandungan Covid-19 pada paket daging impor dan ikan beku dari Brasil dan Vietnam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 November 2020  |  10:24 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, melakukan investigasi epidemiologis setelah ada dugaan kandungan Covid-19 pada paket daging impor dan ikan beku dari Brasil dan Vietnam.

Tidak ada satu pun dari kedua produk tersebut yang didistribusikan ke pasar, demikian, otoritas setempat, Sabtu (29/11).

Menurut otoritas setempat, sampel daging sapi impor dari Brasil telah diambil dari gudang makanan beku di Distrik Donghu dan sampel ikan beku impor dari Vietnam diambil di Distrik Jing'an.

Daging sapi dan ikan telah diisolasi. Demikian halnya dengan gudang juga telah didisinfektan dan para staf dikarantina.

Hingga Sabtu, pemerintah kota setempat telah menggelar tes usap kepada 300 warga yang tinggal di sekitar gudang beku Distrik Donghu.

Sebanyak 295 karyawan hasilnya negatif, demikian halnya dengan 4.550 paket daging beku.

Hasil negatif juga didapat dari 255 sampel, 3.777 paket ikan beku, dan 866 karyawan gudang di Distrik Jing'an.

Daging sapi beku seberat 92,9 ton berangkat dalam dua tahap dari Brazil pada tanggal 12 dan 19 Juni 2020.

Tiba di Shanghai pada tanggal 28 dan 29 Agustus, kemudian baru sampai Wuhan pada 18 September.

Sementara 19,2 ton ikan beku tiba di Wuhan pada 7 September setelah diimpor dari Kota Ho Chi Minh, Vietnam.

Pada November pemerintah China mengumumkan penangguhan impor makanan beku dari 109 negara. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top