Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setok Terbatas, Vaksinasi Covid-19 Lansia Diprioritaskan di Jawa Bali

Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmidzi mengatakan saat ini ketersediaan vaksin untuk tahap kedua hanya 7 juta.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  20:26 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan menyatakan akibat keterbatasan vaksin covid-19 saat ini, maka pemberian vaksinasi untuk lanjut usia dibatasi di wilayah Jawa Bali.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmidzi mengatakan saat ini ketersediaan vaksin untuk tahap kedua hanya 7 juta.

Meskipun angkanya sudah 2 kali lebih banyak di tahap awal, namun setok ini masih masih terbatas.

Karena itu, katanya, Kemenkes akan memprioritaskan vaksinasi massal untuk lansia berusia di atas 60 tahun di wilayah Jawa dan Bali. Selain itu, juga akan dilakukan di ibukota provinsi.

"Vaksinasi ini akan focus di jawa bali, akan didistrbuskan sesuai dengan proposri sebanyak 70 persen. Selanjutnya dengan keterbatasan vaksin maka akan diutamakan bagi kelompok lansia yang berada di atas 60 tahun yang ada di DKI dan ibukota di 33 provinsi yang ada," ujar Nadia dalam konferensi pers virtual malam ini, 19 Februari 2021..

Selain dialokasikan untuk seluruh kotamadya di DKI Jakarta, katanya, vaksinasi juga akan dilakukan di ibukota provinsi seperti Bandung yang merupakan ibu kota Jawa Barat, Denpasar Ibu Kota Bali, Medan ibu kota Sumatra Utara, dan Makassar ibu kota Sulawesi Tenggara.

Terkait jumlah vaksin yang tersedia saat ini sudah menerima 25 juta vaksin Sinovac dalam bentuk setengah jadi. Saat ini sedang diproses di BioFarma. dari 25 tadi akan terus diolah menjadi vaksin jadi, dan akan memenuhi 38 juta sasaran tahap 2 ini. awal maret 11 juta dan seterusnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lansia Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top