Anak main gadget/lifehacker
Health

Moms, Paparan Layar Gagdet Picu Gangguan Makan Anak

Laurensia Felise
Jumat, 5 Maret 2021 - 11:27
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bahaya yang mengintai ketika meluangkan waktu dengan menatap layar televisi maupun layar pada gawai telah banyak disebut dalam berbagai studi, tapi kali ini sebuah studi terbaru di Amerika Serikat menambahkan risiko pada hal tersebut.

Melansir dari CNN, Jumat (05/03/2021), studi kali ini mengungkapkan bahwa anak-anak pada rentang usia 9 dan 11 tahun yang sering menatap layar pada beberapa perangkat memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit gangguan makan jenis binge eating disorder (BED) setahun setelahnya.

Penelitian yang digarap oleh Jason Nagata dan timnya itu menyebutkan bahwa setiap jam yang diluangkan untuk memantau media sosial memiliki keterkaitan pada tingginya risiko binge eating disorder sebesar 62% dan setiap jam yang diluangkan untuk menonton televisi atau film memiliki keterkaitan sebesar 39%.

“Anak-anak mungkin lebih rentan terhadap kegiatan makan berlebihan (overeating) ketika teralihkan di depan layar,” kata Jason selaku asisten profesor jurusan kesehatan anak Universitas California sekaligus penulis utama studi itu dalam rilis pers.

Binge eating disorder sendiri didefinisikan sebagai gangguan makanan dengan ciri mengonsumsi makanan dengan jumlah banyak secara berulang kali dan dalam tempo yang singkat. Di saat yang sama, mereka yang mengalami BED juga memiliki perasaan tidak terkendali dan seringkali merasa kesulitan atau bersalah setelah melakukannya.

Umumnya di Amerika Serikat, BED dialami oleh orang dengan berat badan rata-rata dan berat badan berlebih dan mulai terjadi pada remaja di usia akhir belasan tahun atau awal 20-an.

Akan tetapi, perilaku terkait paparan layar mungkin dapat memicu gejala awal dari beberapa gangguan. Jason menyebut salah satunya adalah perilaku binge-watching pada televisi dapat memicu perilaku binge-eating karena konsumsi berlebih dan kehilangan kontrol pada hal tersebut.

Kemudian perilaku konsumsi berlebih yang dibarengi dengan media sosial, di mana dapat memancing bentuk tubuh yang kurang baik pada anak-anak, dapat memberi dampak terciptanya kondisi binge eating.

Meski studi tersebut dijalankan sebelum masa pandemi virus corona, tetapi penelitian tersebut menyebutkan temuannya terbukti tepat waktu dan menekankan perlunya riset lebih lanjut tentang korelasi antara waktu paparan layar dan kondisi kesejahteraan remaja.

Bagikan

Tags :


Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro