Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Cara Membatasi Penggunaan Gadget Oleh Anak di Masa Pandemi

Guna menghilangkan kejenuhan karena seringnya waktu bersama, ide-ide segar seperti memasak dan berolahraga bisa diterapkan oleh anak dan orang tua.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 24 Oktober 2020  |  13:24 WIB
Ilustrasi-Main gadget malam hari - shuttershock.com
Ilustrasi-Main gadget malam hari - shuttershock.com

Bisnis.com, JAKARTA - Selalu ada hikmah dalam setiap musibah termasuk di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Waktu untuk keluarga di masa pandemi ini menjadi lebih banyak karena orang tua yang bekerja dari rumah.

Guna menghilangkan kejenuhan karena seringnya waktu bersama, ide-ide segar seperti memasak dan berolahraga bisa diterapkan oleh anak dan orang tua.

"Era seperti ini saatnya mendekatkan diri kepada anak dengan quality time karena banyak orang tua yang work from home. Saat ini bagaimana caranya memberikan perhatian kepada anak lebih, dengan sentuhan, kemudian ide kreatif seperti memasak, olahraga bersama pokoknya anak tidak merasa bosan," ujar psikolog anak dan keluarga, Sani Budiantini Hermawan dalam diskusi virtual bertema "Covid-19 dalam Dongeng: Edukasi Pandemi Usia Dini" di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (24/10/2020).

Salah satu cara agar anak tidak menjadi bosan di rumah adalah memberikan hiburan termasuk menggunakan gadget. Namun problem baru muncul yang biasanya bikin pusing Ayah dan Bunda yaitu penggunaan gadget secara berlebihan oleh sang Anak.

Menurut Sani, batas waktu ideal menggunakan gadget bagi anak yang masih duduk di sekolah dasar adalah tiga jam dalam sehari. Pasalnya, penggunaan gadget yang berlebihan bisa membawa dampak buruk ke anak.

"Saya menyarankan agar orang tua dan anak punya kesepakatan kapan boleh memegang gadget. Dalam sehari anak tidak boleh memegang gadget lebih dari tiga jam untuk usia SD yang sudah meningkat ke remaja, kalau terlalu banyak ke gadget nanti anak tidak fokus belajar, jadi tambah emosional dan tidak betah berinteraksi dua arah."

"Orang tua harus memberikan pemahaman efek negatifnya gadget kalau tidak dibatasi. Dan tiga jam itu bukan terus-terusan tapi satu jam break, satu jam break. Makanya orang tua harus berlomba membuat kegiatan menyenangkan agar anak tertarik dengan dunia luar bukan gadget."

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top