Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dampak Buruk Ruam Popok pada Bayi

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Sweety, 80% iritasi penyebab ruam popok disebabkan oleh kontak yang terlalu lama dengan popok lembab, sehingga timbul bakteri dan jamur. Bakteri dan jamur ini akan menyebabkan masalah kulit seperti iritasi, infeksi, gatal-gatal, dan kemerahan. Hal tersebut membuat si Kecil menjadi tidak nyaman ketika beraktivitas dan menurunkan kualitas tidurnya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 07 April 2021  |  15:14 WIB
Popok bayi - howstuffworks.com
Popok bayi - howstuffworks.com

Bisnis.com, JAKARTA - Masih banyak orang tua di Indonesia yang percaya pada makhluk mistis, mitos, dan takhayul. Mereka mengira, jika si Kecil menangis sendirian tanpa henti baik saat beraktivitas di siang hari maupun saat tidur di malam hari, berarti si kecil sedang diganggu oleh makhluk mitos. Padahal, bisa saja bayi menangis tanpa henti karena popoknya sudah terlalu penuh.
 
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Sweety, 80% iritasi penyebab ruam popok disebabkan oleh kontak yang terlalu lama dengan popok lembab, sehingga timbul bakteri dan jamur. Bakteri dan jamur ini akan menyebabkan masalah kulit seperti iritasi, infeksi, gatal-gatal, dan kemerahan. Hal tersebut membuat si Kecil menjadi tidak nyaman ketika beraktivitas dan menurunkan kualitas tidurnya.
 
Wenny Damayanti (Head of Marketing Baby Care – Kimberly Clark Softex) mengatakan bahaya ruam popok bagi si Kecil yang dapat menganggu kesehatan kulitnya.

Bila terlambat ditangani, hal ini dapat menyebabkan infeksi jamur, iritasi, atau luka, sehingga si Kecil menjadi gampang rewel. Ruam popok akan berakibat pada terganggunya aktivitas sehari-hari serta pola tidur si Kecil. Padahal pola tidur di 1.000 hari pertama si Kecil sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangannya.

Oleh karena itu, katanya, orang tua turut berperan besar dalam memperhatikan kecukupan tidur si Kecil agar fisik dan mentalnya menjadi lebih siap menghadapi tantangan esok hari.

Kami ingin selalu memberikan produk popok unggulan terbaik, Sweety Silver Pants dengan Diamond Layer Technology (teknologi lapisan bermotif berlian) yang mampu menyerap cairan lebih kering hanya dalam 1 detik* (*untuk 20ml pertama). Terbuat dari bahan yang ekstra elastis dan lembut, Sweety Silver Pants tidak meninggalkan bekas kemerahan atau iritasi pada kulit bayi. Kami harap Sweety Silver Pants menjadi solusi kenyamanan dan kesehatan kulit si Kecil, sehingga ia bebas beraktivitas dan kualitas tidurnya menjadi lebih baik” ujar
 
Dengan hadirnya Sweety Silver Pants, orang tua tidak perlu merasa khawatir Si Kecil rewel tanpa henti. Kesehatan kulit si Kecil pun dapat tetap terjaga sehingga tetap nyaman bermain dan belajar di siang hari, serta tidur terlelap di malam hari.

"Untuk mencegah terjadinya ruam popok yang dapat mengganggu kesehatan kulit si Kecil, Kimberly-Clark Softex menghadirkan Sweety Silver Pants. Popok celana berkualitas yang mampu menyerap cairan dengan cepat dan memberi kenyamanan optimal bagi si Kecil, baik saat bergerak maupun saat istirahat," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
 
Dia memaparkan, Sweety Silver Pants adalah popok yang aman untuk kulit si Kecil, bahkan untuk kulit yang sensitif sekali pun. Hal ini karena popok Sweety Silver Pants sudah teruji klinis oleh Australian Dermatologist, dengan bagian belakang popok yang lebih lebar serta memberikan perlindungan 360 derajat Leak Guard Protection, dapat mengurangi risiko kebocoran akibat gerakan aktif si Kecil dalam posisi apapun. Popok ini juga anti iritasi, bebas dari zat kimia sintetis berbahaya, bebas dari pemutih, BPA free.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri popok bayi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top