Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Makanan Pencegah Demensia dan Bikin Otak Lebih Sehat

Dengan diagnosis demensia yang sedang meningkat, sekarang lebih dari sebelumnya, adalah waktu untuk makan demi kesehatan otak yang lebih baik.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 18 April 2021  |  14:07 WIB
Makanan Pencegah Demensia dan Bikin Otak Lebih Sehat
Ilustrasi demesia - usdoj.gov
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Otak manusia terbuat dari makanan, jadi apa yang kita makan dan minum memengaruhi kemampuan kita untuk menjaga pikiran tetap sehat, waspada, dan aktif.

Dengan diagnosis demensia yang sedang meningkat, sekarang lebih dari sebelumnya, adalah waktu untuk makan demi kesehatan otak yang lebih baik.

Ahli diet dan ahli gizi Inggris, Sian Porter telah menghabiskan lebih dari 30 tahun mendorong orang untuk makan dengan baik untuk kesehatan, suasana hati dan tingkat energi, dan percaya makan pola makan nabati dapat memainkan peran kunci.

Porter berkata, diet Anda memainkan peran mendasar dalam gaya hidup sehat di rumah, di tempat kerja dan selama waktu senggang.

“Namun, ketika nutrisi dibahas, banyak yang hanya fokus pada tubuh kita, daripada pikiran kita juga. Kami menyadari dampak diet pada diabetes, risiko kanker, gigi, dan kesehatan jantung, tetapi kami jarang berbicara tentang bagaimana makanan memengaruhi otak kami. Sekarang kami memiliki semakin banyak bukti bahwa makan dengan baik berpotensi untuk meningkatkan dan mempertahankan tingkat energi, memperbaiki suasana hati, dan bahkan meningkatkan kekuatan otak," ujarnya dilansir dari Express.

Porter mengungkapkan makanan teratas untuk membantu meningkatkan kekuatan otak yang meliputi:

1. Protein nabati seperti lentil, kacang-kacangan, kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian, kedelai (tahu set kalsium)

Ini memberikan zat besi yang membantu menjaga fungsi kognitif dan mengurangi kelelahan dan kelelahan.

Mereka juga mengandung niasin (vitamin B3) yang membantu melepaskan energi dari makanan dan fungsi psikologis normal.

2. Karbohidrat bertepung berserat tinggi termasuk biji-bijian, seperti beras merah, quinoa

Ini memberikan energi pelepasan yang lambat untuk membantu memberi tenaga pada otak Anda, nutrisi seperti tiamin (vitamin B1), dan selenium; kekurangannya dapat meningkatkan kemungkinan merasa tertekan dan suasana hati negatif.

3. Buah dan sayur-sayuran

Ini adalah kunci untuk menyediakan vitamin seperti vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi, dan folat yang membantu menjaga fungsi psikologis normal.
Makanan yang mengandung kalsium, seperti yogurt, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan dan buah-buahan kering

4. Kalsium berkontribusi pada fungsi normal enzim pencernaan dan membantu melepaskan energi dari makanan.

5. Minuman untuk hidrasi

Air paling baik untuk konsentrasi dan kewaspadaan.

Tingkatkan kesehatan otak Anda dengan:

1. Kontrol tekanan darah Anda untuk mengurangi tekanan pada jantung, arteri, dan ginjal Anda agar Anda tetap sehat lebih lama.

2. Kurangi kadar kolesterol karena berkontribusi pada plak yang dapat menyumbat arteri dan menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

3. Kurangi gula darah. Kadar yang tinggi dapat merusak jantung, ginjal, mata, dan saraf Anda.

4. Jadilah Aktif - Menjalani kehidupan yang aktif adalah salah satu hadiah paling berharga yang dapat Anda berikan kepada diri sendiri dan orang yang Anda cintai. Sederhananya, aktivitas fisik harian meningkatkan panjang dan kualitas hidup Anda.

5. Eat Better - Pola makan yang sehat adalah salah satu senjata terbaik Anda untuk melawan penyakit kardiovaskular. Ketika Anda makan makanan yang sehat untuk jantung, Anda meningkatkan kesempatan Anda untuk merasa baik dan tetap sehat - seumur hidup!

6. Menurunkan Berat Badan - Ketika Anda membuang lemak ekstra dan berat badan yang tidak perlu, Anda mengurangi beban pada jantung, paru-paru, pembuluh darah dan tulang Anda. Anda menurunkan tekanan darah Anda.

7. Berhenti Merokok - Perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan sehat Demensia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top