Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gejala Seksual yang Jadi Tanda Kanker Prostat

Faktanya, gejala kanker prostat biasanya tidak muncul sampai prostat cukup besar untuk mempengaruhi saluran yang membawa urin dari kandung kemih keluar dari penis (uretra). Pada kondisi tersebut, disfungsi ereksi dapat terjadi.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 19 April 2021  |  14:46 WIB
Gejala Seksual yang Jadi Tanda Kanker Prostat
Ilustrasi penderita prostat - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gejala kanker prostat yang terjadi pada pria kerap tidak dikenali karena memang penyakit ini berkembang perlahan.

Faktanya, gejala kanker prostat biasanya tidak muncul sampai prostat cukup besar untuk mempengaruhi saluran yang membawa urine dari kandung kemih keluar dari penis (uretra). Pada kondisi tersebut, disfungsi ereksi dapat terjadi.

American Cancer Society menyatakan disfungsi ereksi alias impotensi bisa menjadi tanda peringatan kanker prostat stadium lanjut. "Kanker prostat yang lebih parah terkadang menyebabkan gejala seperti masalah buang air kecil, darah dalam urin atau air mani, dan kesulitan ereksi," tulis lembaga kesehatan itu seperti dikutip dari Express UK, Senin (19/4/2021).

Kanker prostat yang parah dapat menyebabkan disfungsi ereksi secara langsung. Dalam bentuk yang lebih ringan, kondisi ini dapat menyebabkan ejakulasi yang menyakitkan, yang dapat mengganggu kenikmatan seksual.

Pakar kesehatan sekarang mengetahui bahwa 70 persen disfungsi ereksi dapat ditelusuri ke kondisi fisik yang membatasi aliran darah, menghambat fungsi saraf, atau keduanya.

Sekolah Kedokteran Harvard menjabarkan bahwa disfungsi ereksi yang tiba-tiba dapat menjadi tanda bahwa seorang pria menderita kanker prostat. Untuk memastikannya, dokter kemungkinan akan melakukan tes antigen spesifik prostat (PSA) dan melakukan pemeriksaan colok dubur selama pemeriksaan diagnostik untuk menilai kemungkinan ini.

Jika Anda khawatir tentang disfungsi ereksi, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi perlu waktu beberapa minggu untuk menyelesaikannya dan mengembalikan ereksi yang normal.

Sementara itu, Layanan Kesehatan Masyarakat Inggris (NHS) mengatakan pria tidak secara rutin ditawari tes PSA untuk skrining kanker prostat, karena hasilnya tidak dapat diandalkan.

Hal ini karena tes darah PSA tidak spesifik untuk kanker prostat. Tingkat PSA Anda juga bisa dinaikkan oleh kondisi non-kanker lainnya. "Kadar PSA yang meningkat juga tidak dapat memberi tahu dokter apakah seorang pria menderita kanker prostat yang mengancam jiwa atau tidak," tulis lembaga tersebut

Situs medis Cancer.Net menyebut disfungsi ereksi mungkin disebabkan oleh tumor yang mengganggu saraf atau suplai darah.

Menurut Cancer Research UK, gejala lain dari kanker prostat meliputi lebih sering buang air kecil, bangun di malam hari untuk mengosongkan kandung kemih (nokturia).

Kemudian kesulitan buang air kecil, termasuk aliran yang lebih lemah, tidak mengosongkan kandung kemih sepenuhnya, dan mengejan saat mulai mengosongkan kandung kemih. Terakhir yakni adanya darah atau air mani dalam urin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seksual Kanker Prostat
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top