Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kolesterol Baik dan Jahat, Orang dengan 4 Kondisi Berikut Wajib Periksa

Selain masalah jantung dan pembuluh darah, kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan pembentukan kristal empedu yang bisa mengeras menjadi penyakit batu empedu.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  21:40 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Tubuh memerlukan kolesterol untuk memproduksi sel-sel sehat, sejumlah hormon, dan vitamin D.

Tapi, kadar kolesterol tinggi justru berdampak buruk bagi kesehatan.

Dikutip dari alodokter.com, Senin (24/5/2021), kolesterol tinggi adalah kondisi di mana tingkat kolesterol dalam darah melampaui kadar normal, sehingga dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan.

Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak yang menyerupai lilin.

Sebagian besar kolesterol diproduksi di organ hati, dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan.

Di dalam darah, kolesterol dibawa oleh protein yang disebut lipoprotein. Terdapat dua jenis lipoprotein, yaitu LDL yang biasa disebut dengan kolesterol jahat, dan HDL yang biasa disebut dengan kolesterol baik.

LDL bertugas mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel tubuh yang membutuhkan.

Adapun, HDL berfungsi mengangkut kolesterol kembali ke organ hati. Di dalam hati, kolesterol akan dihancurkan, untuk kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh melalui kotoran.

Walaupun dibutuhkan oleh tubuh, jika jumlahnya berlebihan, kolesterol dapat mengendap pada dinding pembuluh darah sebagai plak.

Plak tersebut akan mempersempit pembuluh darah arteri dan menghambat aliran darah. Kondisi ini disebut aterosklerosis.

Bila aterosklerosis terjadi di pembuluh darah jantung, dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung koroner dapat ditandai dengan keluhan nyeri dada atau angina, dan berisiko menyebabkan serangan jantung.

Aterosklerosis juga dapat terjadi pada pembuluh darah otak yang akan menyebabkan stroke, serta pada pembuluh darah lainnya, seperti tungkai atau lengan, yang akan menyebabkan penyakit arteri perifer.

Selain masalah jantung dan pembuluh darah, kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan pembentukan kristal empedu yang bisa mengeras menjadi penyakit batu empedu.

Mengingat risiko dari kolesterol tinggi, perlu dilakukan pemeriksaaan kadar kolesterol dalam darah secara berkala.

Pemeriksaan kolesterol terutama dianjurkan pada orang dengan kondisi berikut ini:

1. Memiliki anggota keluarga yang menderita kolesterol tinggi.

2. Menderita penyakit jantung dan pembuluh darah.

3. Menderita hipertensi atau diabetes.

4. Memiliki berat badan berlebih.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kolesterol penyakit jantung
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top