Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Moms, Ini Pentingnya Asupan Serat untuk Anak

Orang tua wajib memastikan kebutuhan asupan makanan untuk anak, termasuk kecukupan serat dalam tubuhnya.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 03 Juni 2021  |  14:07 WIB
Moms, Ini Pentingnya Asupan Serat untuk Anak
Makanan berserat - boldsky.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Makanan berserat menjadi komponen paling penting untuk asupan harian tubuh.

Tak hanya bagi orang dewasa, anak-anak juga sangat membutuhkan serat untuk tumbuh kembangnya.

Dokter Spesialis Anak, dr. Ariani Dewi W menjelaskan bila serat merupakan sumber makanan mikrobiota usus. Serat menjaga keberagaman mikrobiota usus. Peran mikrobiota usus dalam perkembangan otak yang penting bagi manusia, terutama tumbuh kembang anak.

Serat tak hanya di dapat dari sayur atau buah saja. Dia juga membagi karakteristik asupan makanan yang bisa disebut serat.

"Serat terbagi menjadi dua karakteristik, yang pertama serat tidak larut air atau kurang difermentasi. Dan yang kedua ialah
serat larut dalam air atau difermentasi baik," ungkapnya secara virtual pada acara peluncuran Jam Makan Serat dari Bebelac Indonesia, Kamis (3/6/2021).

Lebih lanjut, Ariani memaparkan serat tidak larut air atau kurang difermentasi dapat ditemukan pada sumber makanan dari tanaman seperti sayuran, lalu gandum sereal, tanaman berkayu, buah, sayur, kentang dan kacang-kacangan.

Kemudian, serat larut dalam air atau difermentasi baik dapat diperoleh dari polong-polongan, ekstrak rumput laut (alginates, carrageenan),
microbial gums, dan ekstak tanaman (gum acacia).

Menurutnya, serat memang berperan penting sehingga tidak bisa dianggap remeh ketika anak pilih-pilih makanan.

Dengan serat, mikrobiota usus seimbang dan otak anak berfungsi lebih baik dan stabil, maka anak akan lebih cerdas.

Serat juga menstimulasi mikrobiota usus menghasilkan asam lemak rantai pendek. Oleh karena itu metabolisme lebih baik, dan anak lebih sehat. Dengan rutin mengkonsumsi serat, akan menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

"Serat sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Maka jika ada kasus dimana anak tidak ingin makan sayur atau buah, para ibu jangan lelah untuk membujuk mereka. Atau bisa dengan cara kreatif dengan membuat makanan serat menjadi lebih menarik dari pada cemilan yang tidak sehat. Jika anak melakukan hal ini terus-menerus, nantinya memakan makanam berserat akan menjadi sebuah kebiasaan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan berserat parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top