Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji

Beberapa restoran siap saji bahkan menggunakan minyak sayur yang mengandung banyak minyak trans atau lemak jenuh untuk menggoreng makanan.
Astrid Prihatini Wisnu Dewi
Astrid Prihatini Wisnu Dewi - Bisnis.com 10 Juni 2021  |  08:40 WIB
Makanan cepat saji - Ilustrasi
Makanan cepat saji - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Terlalu sering mengonsumsi makanan siap saji bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Selain tinggi kalori, santapan lezat ini juga mengandung banyak gula, lemak (terutama kolesterol), dan garam.

Jika dimakan sesekali, makanan siap saji ini mungkin masih aman bagi kesehatan. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau sering, maka makanan siap saji ini bisa berisiko bagi kesehatan.

Beberapa restoran siap saji bahkan menggunakan minyak sayur yang mengandung banyak minyak trans atau lemak jenuh untuk menggoreng makanan.

Padahal, minyak tersebut tidak baik untuk tubuh karena dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi dan diabetes dianjurkan untuk sangat berhati-hati mengonsumsi makanan siap saji. Sebab, kadar lemak pada makanan ini cukup tinggi.

Berikut ini sejumlah bahaya makanan siap saji bagi tubuh kita seperti mengutip dari alodokter.com, Rabu (9/6/2021):

1. Menambah berat badan

Santapan lezat ini mengandung kalori dan lemak yang sangat tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, maka jenis makanan ini dapat cepat menambah berat badan. Orang yang terlalu sering mengonsumsi makanan siap saji sangat rentan mengalami obesitas.

Selain itu, kandungan lemak yang tinggi pada menu ini juga dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah. Hal inilah yang turut membuat makanan jenis ini berisiko menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

2. Meningkatkan risiko diabetes tipe 2

Makanan siap saji yang tinggi akan kalori, lemak, dan karbohidrat mampu menyebabkan lonjakan gula darah dalam tubuh Anda. Jika sering dikonsumsi, lama-kelamaan hal tersebut dapat menyebabkan gangguan pada insulin. Akibatnya, Anda akan berisiko lebih besar terkena resistensi insulin dan diabetes tipe 2.

3. Menyebabkan kerusakan gigi

Makanan siap saji biasanya akan dihidangkan bersama minuman bersoda atau minuman manis yang tinggi akan kandungan karbohidrat dan gula. Ketika minuman ini dikonsumsi, bakteri yang berada di mulut Anda akan menghasilkan asam.

Asam ini dapat menghancurkan lapisan pelindung (enamel) gigi, sehingga menyebabkan gigi berlubang.

4. Meningkatkan risiko gangguan pernapasan

Sebuah penelitian mengatakan bahwa anak-anak yang mengonsumsi makanan cepat saji setidaknya tiga kali seminggu akan berisiko terkena obesitas dan peningkatan kekambuhan gejala asma.

Sedangkan untuk orang dewasa, obesitas yang mengintai dapat mengarah pada sesak napas, mengi, serta sleep apnea.

5. Memperbesar risiko kanker

Berbagai riset kesehatan menemukan fakta bahwa pola makan tidak sehat dan kurang olahraga turut berkontribusi dalam meningkatkan risiko seseorang terkena kanker. Pola makan yang dimaksud adalah tinggi kalori dan lemak serta rendah serat, termasuk makanan siap saji.

Perlu diingat juga bahwa santapan lezat ini mengandung tinggi garam dan lemak sehingga dapat menyebabkan munculnya masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi dan perut kembung.

Bagi Anda yang memiliki kebiasaan sering mengonsumsi makanan siap saji, mulai sekarang cobalah untuk membatasinya.

Tidak hanya makanan, minuman juga harus diperhatikan. Dalam segelas minuman soda setidaknya terkandung sekitar 200-300 kalori. Oleh karena itu, gantilah kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda dengan minum air putih atau teh tawar.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker kolesterol makanan siap saji

Sumber : Solopos

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top