Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kulit Terbakar Matahari? Jangan Panik, ini Saran Ahli

Berjemur di bawah matahari memang menyehatkan. Apalagi, berjemur di pantai itu sangat menyenangkan. Namun kesenangan itu akan menyebabkan kulit terbakar jika berlebihan.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 18 Juni 2021  |  09:29 WIB
Wisatawan mancanegara berjemur di pantai Kuta yang berada dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Kamis (31/8). - ANTARA/Ahmad Subaidi
Wisatawan mancanegara berjemur di pantai Kuta yang berada dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Kamis (31/8). - ANTARA/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA - Berjemur di bawah matahari memang menyehatkan. Apalagi, berjemur di pantai itu sangat menyenangkan. Namun kesenangan itu akan menyebabkan kulit terbakar jika berlebihan.

Kulit yang terbakar akan menjadi berwarna kemerahan dan membengkak. Hal itu akan terasa menyakitkan dan gatal pada area kulit tersebut.

Sensasi rasa tidak nyaman dari kulit yang terbakar akan membuat tubuh menjadi tidak leluasa dalam menjalankan aktivitas.

Melansir dari indianexpress.com, Jumat (18/6/2021), Dr Swati Mohan, konsultan senior dermatologi di Rumah Sakit Fortis Escorts di Faridabad, mengatakan rasa tidak nyaman itu harus segera diobati. Luka bakar pada kulit tidak hanya dari sengatan matahari, namun juga bisa dari kosmetik, pewarna rambut, krim wajah, parfum.

"Dan beberapa penyakit seperti penyakit pembuluh darah kolagen dapat menyebabkan kulit terbakar,” ujarnya.

Tak hanya saat berjemur di bawah matahari pantai. Bahkan, dengan melakukan aktivitas berjalan di luang ruangan dengan terik matahari juga rentan memicu kulit terbakar.

Dr Mohan menyarankan untuk memakai topi, kacamata hitam, dan syal sebagai pelindung agar kulit tidak terbakar. Jika Anda harus keluar, gunakan tabir surya dengan SPF 30-50 untuk mencegah kulit terbakar sinar matahari.

Dan beberapa ahli menyarankan pengobatan rumah sederhana untuk mengobati sengatan matahari.

Puneet Madan, MD (Dermatology) di Doctor Insta, dan pakar kecantikan Aakriti Kochar mengatakan seseorang dapat mengoleskan minyak kelapa atau losion pendingin pada area yang terbakar sinar matahari.

Anda juga dapat mengoleskan lidah buaya ke area yang terbakar untuk menenangkan dan menghilangkan warna cokelat.

Dr Mohan menambahkan idealnya seseorang harus berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu dan menggunakan krim dan salep yang diresepkan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak kelapa perawatan kulit
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top