Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tanpa Operasi, Metode Ini Diklaim dapat Sembuhkan Saraf Kejepit

Namun kini untuk mengatasi nyeri, terutama nyeri kronik pada persendian dapat dilakukan tanpa pembedahan.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 15 Juli 2021  |  18:28 WIB
Ilustrasi saraf kejepit
Ilustrasi saraf kejepit

Bisnis.com, JAKARTA — Dalam menghilangkan nyeri, terutama nyeri terkait saraf terjepit biasanya akan dilakukan dengan cara operasi.

Namun kini untuk mengatasi nyeri, terutama nyeri kronik pada persendian dapat dilakukan tanpa pembedahan.

Manajemen intervensi nyeri atau Interventional Pain Management (IPM) kini menjadi metode tanpa operasi yang mengobati nyeri saraf terjepit.

IPM sendiri adalah adalah suatu tindakan tanpa invasif menggunakan alat khusus untuk mengobati nyeri akut dan kronik.

Ketua Indonesian Neurosurgical Pain Society (INPS), Dr. Wawan Mulyawan, mengatakan jika IPM dapat mengobati nyeri akut atau kronik karena karena peradangan. Terutama nyeri yang tidak mempan pada pengobatan medis biasa.

"Pasien yang menolak operasi dapat menggunakan metode IPM karena minim pembedahan. IPM juga menjadi
Terapi paliatif nyeri pada pasien kanker," ujarnya secara virtual pada Solusi Terkini Saraf Terjepit Tanpa Operasi dari
Klinik Utama Dr Indrajana, Kamis (15/7/2021).

Wawan juga menyebutkan jika dengan perkembangan teknik tindakan dan teknologi alat, beberapa teknik IPM telah berkembang di Indonesia.

Berbagai tindakan IPM yang sudah dikembangkan di Indonesia adalah injection therapy, radiofrequency / RF procedures, laser procedures, intradiscal procedures, dan endoscopic procedures.

Bila modalitas terapi pembedahan memiliki efek jangka panjang, namun berbeda dengan IPM yang berjangka pendek.

"Namun apapun metodenya, intinya tetap Kembali ke filosofi penanganan pasien yang nyeri," tutup Wawan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

operasi saraf
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top