Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Membedakan Makan karena Lapar dan Makan karena Emosi

Yang perlu diperhatikan sebelum meluluskan keinginan makan adalah apakah kita lapar karena tubuh butuh asupan energi atau hanya sekedar ingin makan karena lapar mata?
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Agustus 2021  |  09:04 WIB
Cara Membedakan Makan karena Lapar dan Makan karena Emosi
Ilustrasi kelaparan. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Rasa lapar bisa muncul kapan saja, bahkan ketika sedang belajar, bekerja, atau melakukan aktivitas harian lainnya.

Yang perlu diperhatikan sebelum meluluskan keinginan makan adalah apakah kita lapar karena tubuh butuh asupan energi atau hanya sekedar ingin makan karena lapar mata?

Untuk membedakannya, coba tanya kepada diri sendiri, apakah anda sedang kelelahan, stres, atau butuh asupan energi? Apabila anda merasa lelah dan stres, maka makan bukan jawabannya. Kalau dituruti, itu termasuk makan emosional.

Saat tubuh sedang lelah atau stres, maka kecenderungan salah memilih makanan akan meningkat. Kondisi ini membuat kita ingin makan makanan cepat saji, tinggi gula, dan hidangan yang digoreng. Makan emosional juga bisa dikatakan sebagia makan tanpa berpikir, yang penting masukkan saja makanan ke dalam mulut.

Nah, yang berbahaya adalah lapar emosional ini tak mengenal rasa kenyang. Jadi, anda bisa terus melahap makanan manis, gorengan, dan tinggi lemak, tanpa merasa cukup. Akhirnya anda akan terus dan terus melahapnya dan baru berhenti setelah perut merasa tidak nyaman.

Sementara lapar yang sesungguhnya adalah keinginan makan yang dipicu oleh stimulus indra tertentu, misalkan saat mencium aroma sedap dari makanan atau perut sudah keroncongan. Panca indra lalu mengirimkan sinyal ke otak yang berisi pesan ini sudah saatnya makan. Rasa lapar yang sesungguhnya akan hilang secara perlahan saat anda mulai mengunyah makanan dan proses mencerna dimulai.

Lantas bagaimana mengenyahkan godaan makan emosional tadi?

Coba alihkan perhatian pada aktivitas lain. Anda juga dapat minum air mineral secukupnya hingga rasa lapar mata itu berkurang.

Penting juga untuk mencari tahu mengapa and ingin makan. Kalau karena kelelahan, maka istirahat. Jika anda stres, maka ajak tubuh dan pikiran untuk relaksasi. Tidur nyenyak juga dapat membantu mengatasi makan emosional.

Untuk mencegah makan terlalu banyak, anda bisa menulis apa saja makanan dan minuman yang sudah dikonsumsi. Pahami itulah yang ada di dalam perutmu dan dicerna oleh tubuh, kemudian bergeraklah atau berolahraga. Aktivitas fisik akan membuat peluang untuk makan berkurang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips sehat pola makan perut lapar

Sumber : tempo.co

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top