Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Efek Samping Bawang Putih, Salah Satunya Sensasi Panas di Dada

Bawang putih telah dikenal dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah dari waktu ke waktu. Menurut Nutrition Journal, mengkonsumsi siung bawang putih segar atau produk bawang putih dapat memiliki efek positif dalam menurunkan tekanan darah kita.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 02 September 2021  |  15:19 WIB
Bawang putih - boldsky.com
Bawang putih - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Khasiat bawang putih sudah dikenal dari dulu, terutama untuk menyembuhkan penyakit-penyakit tertentu.

Pada awal 1500 SM, orang Mesir kuno telah menggunakan bawang putih ketika mengalami sakit kepala, gigitan serangga, dan masalah jantung. Kini bawang putih kita gunakan untuk menyedapkan rasa.

Bawang putih sendiri bukan hanya kita konsumsi dalam bentuk siung bawang putih segar. Kita dapat menggunakannya sebagai saus, minyak bawang putih, dan lain-lainnya.

Namun jika Anda terlalu banyak mengonsumsi bawang putih, maka terdapat beberapa efek yang buruk bagi Anda.

Agar Anda dapat lebih berhati-hati dan dapat menikmati khasiat bawang putih dengan baik, berikut 6 efek samping dari bawang putih, yang dilansir dari Eathis :

1. Merasa kembung

Bawang putih kaya akan jenis karbohidrat yang disebut fruktan. Menurut Lori Chung RD, melalui Pusat Medis Wexner Universitas Negeri Ohio, orang banyak yang salah mendiagnosis diri mereka sendiri dengan intoleransi gluten, dimana sebenarnya mereka memiliki intoleransi terhadap fruktan. Gejala intoleransi fruktan sangat mirip dengan intoleransi gluten termasuk kram, kembung, sakit perut dan kelebihan gas.

Jika Anda sering mengalami permasalahan tersebut setlah makan bawang putih, maka Anda perlu menguranginya. Namun menurut Current Gastroenterology Reports, diet FODMAP mungkin bermanfaat bagi mereka yang memiliki kemungkinan intoleransi fruktan. Selain itu, ditunjukan bahwa memasak bawang putih dapat membantu meringankan beberapa kemungkinan ketidaknyamanan pencernaan.

2. Sensasi panas di dada

Penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD) adalah masalah yang umum pada orang dewasa, yang menciptakan banyak rasa sakit, mual dan panas pada dada. Jika Anda menderita GERD dan sering mengalami panas pada dada, Anda harus berhati-hati dengan jumlah bawang putih yang Anda konsumsi.

3. Dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh

Menurut Journal of Immunology Research, bawang putih dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita dengan merangsang berbagai jenis sel dalam tubuh kita yang secara langsung berhubungan dengan fungsi sistem kekebalan tubuh. Selain itu, studi lain dari Clinical Nutrition menemukan bahwa ekstrak bawang putih yang sudah tua dapat memiliki hasil positif pada kekebalan tubuh.

4. Dapat menjadi anti jamur

Laporan dari Ulster Medical Journal menemukan bahwa bawang putih memiliki sifat yang dapat membantu melawan sembilan dari 24 infeksi bakteri umum. Dari laporan tersebut, maka juga menunjukan bahwa bawang putih mungkin merupakan agen anti jamur yang bermanfaat. Namun, bawang putih direkomendasikan sebagai tambahan untuk jenis obat antijamur lainnya dan tidak harus digunakan sendiri sampai penelitian lebih lanjut dilakukan.

5. Meningkatkan fungsi kognitif

Menurut Journal of Nutrition, ekstrak bawang putih tua telah diketahui menurunkan kemungkinan penurunan kognitif sambil membantu meningkatkan memori dan retensi kita. Laporan dari Experimental and Therapeutic Medicine juga menemukan bahwa ekstrak bawang putih mungkin dapat melawan kanker tertentu, penyakit jantung, dan membantu mencegah demensia karena sifat antioksidannya yang unik.

6. Menurunkan tekanan darah

Bawang putih telah dikenal dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah dari waktu ke waktu. Menurut Nutrition Journal, mengkonsumsi siung bawang putih segar atau produk bawang putih dapat memiliki efek positif dalam menurunkan tekanan darah kita.

Dov Medical Press menemukan bahwa faktor utama dalam menurunkan tekanan darah dalam bawang putih adalah polisulfida, yang membuat sel-sel di dalam tubuh mendapatkan pesan penting mengenai hal apa saja yang perlu diperbaiki dan dilindungi. Hal ini juga termasuk untuk menjaga tingkat tekanan darah di tubuh kita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bawang Putih pencernaan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top