Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cek Fakta Air Kelapa Bisa Atasi Covid-19 dan Menetralisir Vaksin

Air kelapa tetap bermanfaat bagi tubuh karena terdapat beberapa nutrisi yang terkandung di dalamnya.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 15 September 2021  |  08:48 WIB
Ilustrasi buah kelapa  -  istimewa
Ilustrasi buah kelapa - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Saat ini, banyak informasi yang beredar mengenai manfaat air kelapa untuk mengatasi Covid-19 dan juga dugaan bahwa zat di dalamnya dapat menetralisir vaksin.

Mengutip unggahan dr. Adam Prabata dalam laman Instagram resminya, Rabu (15/9/2021), air kelapa disebut belum terbukti mampu mencegah ataupun mengobati sakit akibat Virus Corona.

Air kelapa juga tidak dapat menetralisir ataupun mengganggu kinerja vaksin Covid-19. Sebab, vaksin Covid-19 tidak mengandung racun, sehingga tidak perlu dinetralisir.

Kendati demikian, air kelapa tetap bermanfaat bagi tubuh karena terdapat beberapa nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Adapun, dalam 240 ml air kelapa terkandung sebanyak 60 kalori; 15 gram karbohidrat; 7,99 gram gula; 40,8 mg kalsium; 16, 8 magnesium; 509 mg kalium (kurang lebih 15 persen kebutuhan harian); 45,6 mg natrium; 19,2 mg fosfor.

"Kesimpulannya, air kelapa belum terbukti bermanfaat untuk Covid-19 dan tidak menetralisir maupun mengganggu kerja vaksin," tulis Adam dalam laman Instagramnya seperti dikutip Bisnis, Rabu (15/9/2021).

Sebagai informasi, air kelapa merupakan pilihan cairan yang mengandung gula elektrolit, dan kalium sehingga dapat digunakan sebagai untuk menggantikan cairan tubuh.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelapa Virus Corona Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top