Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Inilah 5 Manfaat Membacakan Dongeng untuk Anak

Melalui cerita, anak dapat meningkatkan kepercayaan dirinya dan membentuk karakternya
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 30 September 2021  |  13:23 WIB
Inilah 5 Manfaat Membacakan Dongeng untuk Anak
Ibu menceritakan dongeng pada anak. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Membacakan dongeng kepada anak ternyata memiliki manfaat yang besar bagi perkembangan psikologis anak. Melalui cerita, anak akan belajar mengenai kehidupan, dunia, diri sendiri maupun orang lain.

Amanda Margia Wiranata, S.Psi., M.Si., Psikolog Ibu dan Anak mengatakan ada banyak manfaat mendongeng atau bercerita bagi perkembangan anak. Terdapat lima manfaat membacakan cerita dongeng untuk anak.

Pertama, bayi yang sering diajak bicara dan mendengarkan orang tuanya bercerita tentang segala sesuatu di sekitarnya akan lebih mengenal suara ibu-bapaknya dan lebih kaya akan perbendaharaan kata.

“Ini akan membuat pemahaman bahasanya lebih berkembang. Tentunya, orangtua perlu menyesuaikan cerita dengan tahapan perkembangan otak dan pemahaman anak,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/9/2021).

Amanda menjelaskan itu pada acara Lotte Choco Pie Satukan Cerita Online Fan Gathering. Kegiatan yang dilakukan secara daring itu dihadiri oleh lebih 50 orang ibu atau moms terpilih ini merupakan bentuk apresiasi Lotte Choco Pie bagi mereka yang aktif dalam mengikuti rangkaian activation di media sosial Lotte Choco Pie.

Kedua, lanjutnya, ketika orang tua mendongeng, anak berlatih untuk mendengarkan kata per kata dan memahaminya. Si kecil juga belajar memahami cerita secara menyeluruh dan utuh. Apabila orangtua mendongeng dengan membacakan buku, anak akan lebih tergugah minatnya untuk membaca.

Ketiga, orang tua yang mendongeng dapat merangsang daya imajinasi anak, menstimulasi rasa ingin tahu, membantu perkembangan otak, dan logika berpikirnya.

Keempat, lewat dongeng, orangtua dapat memberi inspirasi atau nasihat tanpa perlu berceramah, yang seringkali justru membuat anak merasa terpojok, bersikap defensif, dan menolak mendengarkan.

“Dongeng membantu anak belajar menyelesaikan masalahnya,” katanya.

Kelima, Mendongeng kepada anak dapat menguatkan ikatan emosional orangtua dengan anak. Orangtua dapat membantu anak memahami perubahan dan kejadian baru atau menakutkan dan berbagai emosi kuat yang mereka alami.

“Melalui cerita, anak dapat meningkatkan kepercayaan dirinya dan membentuk karakternya,”jelasnya.

Amanda menuturkan sebagai pemula, apabila ibu tidak pandai membuat cerita, tidak perlu cemas. Pada zaman modern ini, ada begitu banyak buku yang dapat diakses di toko-toko buku atau bahkan di Internet.

Agar membuat kegiatan menjadi lebih seru, ajaklah anak membuat cerita bersama Mama. Dorong imajinasi dan kreativitas anak untuk membuat cerita apapun. Anda dapat membuat cerita secara bergantian.

“Bila mau mendorong anak untuk terbuka dan sharing ke orang tua, maka orang tua perlu juga membuka diri dan mengapresiasi mereka,” jelasnya.

Oci C. Maharani Brand Manager PT Lotte Indonesia menambahkan Lotte secara konsisten selalu mendukung para ibu untuk menciptakan premium bonding moment dengan anak.

“Secara konsisten, Lotte Choco Pie berharap dapat membantu moms dan Si Kecil untuk lebih mewujudkan premium bonding moment agar terbentuk kebersamaan dan kehangatan sempurna bersama keluarga terkasih, khususnya di masa pandemi sekarang ini,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

psikologi Dongeng
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top